Sopir Angkot di Ambon Tolak Angkut Mahasiswa, Minta Bayar Tarif Sama Penumpang Umum

by
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. FOTO : MCAMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kenaikkan tarif Angkot mendatangkan keresahan bagi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

Pasalnya, para sopir AngkotĀ  mengharuskan mahasiswa untuk membayar tarif angkot sama dengan penumpang umum lainnya. Jika tidak sopir menolak mengangkut mahasiswa.

Hal ini sangat memberatkan bagi mahasiswa. Karena itu mahasiswa minta Pemerintah Kota Ambon untuk menertibkan sopir angkot yang nakal tersebut.

“Kami suruh bayar sama dengan penumpang umum, kalau seng terima sopir seng mau mahasiswa naik angkot mereka,” kata seotang mahasiswa IAIN Ambon Nindi kepada Terasmaluku.com, Senin (13/9/2021).

Nindi juga mengatakan, sopir Angkot trayek IAIN sering kali tidak mau memuat mahasiswa kalau membayar sesuai standar mahasiswa berdasarkan ketentuan kenaikkan tarif Angkot yang ditetapkan Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

“Sopir angkot di IAIN sering seng mau kasih naik mahasiswa kalau bayar pakai standar mahasiswa, Katong dapat marah marah dari sopir,” katanya.

Padahal tambah dia, berdasarkan kenaikan tarif angkot yang dikeluarkan Pemerintah Kota Ambon, tarif untuk trayek IAIN Ambon sebesar Rp 4.700 untuk masyarakat umum.

Sedangkan untuk mahasiswa dan pelajar itu hanya Rp 2.700. Namun kata Nindi, sering sekali para sopir meminta bayaran hingga 5 ribu rupiah.

“Padahal katong mahasiswa hanya bayar 2700 rupiah, tapi sopir minta sampai 5 ribu, ini sangat memberatkan Katong sebagai mahasiswa,” ujar Nindi. (ALFIAN)