Stabilkan Harga, Disperindag Maluku Gelar Pasar Murah Ramadhan

by

AMBON- Untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok (Sembako) jelang bulan Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Pemerintah Provinsi Maluku, menggelarar pasar murah.

Pasar murah  ini dibuka staf ahli  Gubernur Maluku, Flona Koedoebun, pada Selasa (31/5) dan berlangsung hingga Kamis (2/6) di Tribun Lapangan Merdeka Ambon.Kepala Dinas Perindag Maluku Angky Papilaya menyatakan, pasar murah ini dilakukan Disperindag Maluku untuk menetralisir harga kebutuhan pokok di pasaran jelang bulan Ramadhan ini.

Menurunya, setiap tahun  menjelan bulan buasa ini, terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran. Sehingga Disperindag Maluku harus menggelar  pasar murah untuk menekan kenaikan harga tersebut.

“Biasanya mendekati bulan Ramadhan, permintaan kebutuhan bahan pokok meningkat dan juga diiringi dengan kenaikn harga sehingga Disperindag berusaha menjaga kestabilan stok, membantu menetralisir kenaikan harga dengan pasar murah ini,” kata Angky.
Ia mengakui saat ini sejumlah bahan kebutukan pokok di pasar tradisional Kota Ambon mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah, bawang putih dan gula pasir, dan sayur mayor lainnya. Itu terjadi akibat stok yang menipis menyusul terbatas pasokan dari daerah penghasil. Ia  berharap pasar murah ini dapat menekan kenaikan harga di pasaran. “Kami berharap pasar murah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bahan pokok agar dapat membeli degan harga terjangkau,” katanya.

Harga barang yang dijual di pasar murah ini memiliki selisih harga sekitar 10 persen dengan harga di pasaran di Ambon. Misalnya harga gula pasir, di pasaran Rp 18.000 perkilo, di pasar murah hanya Rp 13.000 perkilonya, dengan jatah yang bisa dibeli 5 kilo tiap orang. Pasar murah ini diminati para ibu-ibu. Begitu pasar dibuka langsung diserbu ibu-ibu berbelanja. (FAR)