Sudah Dua Kali Divaksin Tapi Sekda Maluku Terpapar Covid, Begini Penjelasan Satgas Covid Maluku

by
Sekda Maluku Kasrul Selang. FOTO : HUMASMALUKU

TERASMALUKU.COM-AMBON-Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku buka suara dibalik jebolnya tubuh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang oleh Covid-19 meski sudah dua kali divaksin.

BACA JUGA : Sekda Maluku Positif Covid-19, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjelaskan kemungkinan tubuh terpapar Covid-19 meskipun telah divaksin dua bisa saja terjadi. Karena vaksin bukan tameng utama cegah Covid masuk ke tubuh manusia.

Namun dengan divaksin dan antibodi telah terbentuk maka ketika terpapar Covid setidaknya kondisi tubuh tidak parah. Apalagi faktor imun tubuh masing-masing orang yang berbeda-beda juga ikut mempengaruhi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung. Foto : Istimewa

“Seperti yang pernah saya jelaskan di berita-berita sebelumnya, vaksin ini bukan satu-satunya pencegah Covid, tidak berarti kalau sudah divaksin (itu) bebas dari Covid, diterjemahkan disitu ketika sudah divaksin sudah terbentuk antibodi diharapkan ketika terpapar Covid tidak berat lagi. Itu bahasanya . Antibodi itu masing-masing orang terbentuk tinggi rendahnya masing-masing punya daya kemampuan tubuh,”terangnya via seluler Kamis (1/7/2021).

Kemudian lanjut Rerung, masing-masing vaksin itu memiliki evikasi atau kemampuan. “Kemampuan (evikasi vaksin) kan tidak sampai 100 persen, tapi masih berguna maka nya dikatakan begitu divaksin itu tidak berarti bebas infeksi, tapi kemungkinan kena tapi tidak berat. Itu tergantung lagi masing-masing punya antibodi, ada yang terbentuk cepat tinggi ada yang lambat. Jadi bisa saja terinfeksi karena antibodinya rendah, lambat terproduksi dengan baik,”sambungnya.