SUGENG: Level Kelusuhan Uang Rupiah Ada di Angka 9

by
Deputi Gubernur Bank Maluku, Sugeng saat mengukuhkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku yang baru, Noviarsano Manullang (kiri) di Ambon (29/7). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON,  –  Uang rupiah layak edar di Maluku di Maluku masuk dalam kategori aman. Masyarakat mulai paham dan memperhatikan kelayakan uang yang diterima.

Deputi Gubernur Bank Maluku, Sugeng dalam kunjungan ke Ambon mengatakan hal tersebut. Pihak BI telah memberikan banyak dukungan kepada wilayah-wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T). Salah satunya dengan mendistribusikan uang-uang layak edar ke sejumlah kantor bank perwakilan yang ada di daerah.

Dari hasil survei dan data di lapangan, BI mencatat soil level atau tingkat kelusuhan uang menunjukkan angka yang baik. “Soil level kita itu di atas lho. Sudah di angka 9,” jelasnya usai acara pelantikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Maluku siang, (29/7/2019).

Rentang soil level uang ada dari 1 – 16. Angka tertinggi menunjukkan kondisi uang baru dan sempurna. Pada level 6, lanjut Sugeng kondisi uang sudah sangat lusuh. Itu berarti ada kesadaran memperlakukan uang oleh masyarakat.

Ekspedisi kas keliling dan penukaran uang oleh BI menjadi salah satu indikator keberhasil peningkatan kualitas uang rupiah di tangan masyarakat. “Seblumnya itu kita di angka 6. Ini sudah naik, bagus,” sebut Sugeng yang menjabat Dewan Gubernur BI sejak 2017 itu.

Derah kepualauan seperti di Maluku memang miliki tantangan dalam penyebaran uang layak edar. Namun dia pihaknya menjamin masyarakat sudah lebih paham akan hal. Karena itu dia terus memberikan dukungan berupa kebijakan penyebaran uang merata ke seluruh wilayah di Indonesia.

Dalam kunjungan singkat itu dia berharap, hal tersebut juga terus perhatian kepala kantor perwakilan BI yang baru. Yakni dengan terus mengulas grafik perkembangan penyebaran uang di tangan masyarakat. (PRISKA BIRAHY)