Survei LSI : Paparisa BARU Masih Ungguli PANTAS

by
Direktur LSI Network, Adjie Alfaraby saat memberikan keterangan persnya Minggu (23/10) Foto: Nurdin

AMBON-Konsultan Citra Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network) merilis hasil survei pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon yang bertarung dalam Pilkada 2017 nanti. Hasil survei lembaga ini menempatkan pasangan Richard Louhenapessy – Syarief Hadler atau Paparisa BARU di posisi teratas dengan perolehan dukungan sebesar 51, 2 persen. Sementara pasangan Paulus Kastanya – M.A.S Latuconsina atau PANTAS memperolehan dukungan 33, 3 persen. Hasil survei LSI Network ini menempatkan pasangan Paparisa BARU unggul 18 persen dari PANTAS.
Direktur LSI Network, Adjie Alfaraby dalam keterangan pers hasil survei LSI Network di Ambon Minggu (23/10) sore menyatakan, survei opini publik Kota Ambon ini digelar pada periode 29 September hingga 5 Oktober lalu.
Menurut Adjie, berdasarkan hasil survei, jika Pilkada Kota Ambon digelar pada Sabtu (23/10), maka pasangan Paparisa BARU akan unggul. “Dukungan terhadap pasangan Richard-Syarief sesuai data otentik sebesar 51, 2 persen. Sementara Paulus-Latuconsina 33, 3 persen. Dan mereka yang belum memutuskan untuk memilih sebanyak 15, 5 persen,” kata Adjie. Ia menyatakan, dalam survei ini terdapat margin of error +/-4,8 persen. LSI Netrwork menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan wawancara tatap muka terhadap responden, dengan usia diatas 17 tahun atau sudah memiliki hak pilih.
Menurut Adjie, survei dilakukan pada samua segmen pemilih, baik pemilih perempuan, laki-laki, pemilih beragama Kristen, Islam, berpendidikan tinggi, rendah, PNS, swasta dan pada semua level pemilih di Kota Ambon. Menurut Adjie, berdasarkan hasil survei pada samua segmen itu, yang mendukung Paparisa BARU diatas 80 persen.
Dalam Rilis itu juga, Adjie menyatakan, tingkat dukungan terhadap pasangan Paparisa BARU dikarenakan penilaian pribadi figur. Untuk presentase ini sebanyak 71, 80 persen memilih Paparisa BARU dan 28, 20 persen memilih pasangan PANTAS. Sementara yang memilih Paparisa BARU karena alasan kemampuan, sebesar 61, 0 persen, sementara pasangan PANTAS sebesar 39, 0 persen.
Adjie menyatakan, LSI mencatat dari pengalaman pemilihan kepala daerah can wakil kepala daerah (Pilkada) mulai dari tahun 2005-2015, mayoritas icumbent yang tingkat kepuasaannya diatas 70 persen, terpilih kembali menjadi Bupati/ Walikota dan Gubernur. “Kita ambil contoh dalam Pilkada terakhir tahun 2015. Hampir semua incumbent yang kepuasan publik diatas 70 persen terpilih kembali dengan angka kemenangan yang meyakinkan,” jelasnya. Dia menyatakan, hukum pemilu atau perilaku memilih dan fakta Pilkada, menunjukan bahwa ada hubungan linier antara kepuasan publik dan ketrampilan kembali incumbent. Itu artinya menurut Adjie, kepuasan warga Kota Ambon terhadap kepemimpinan Richard sangat tinggi, sehingga mempengaruhi prilaku warga untuk memilih pasangan ini saat survei LSI Network. (DIT)