Tak Ada Jual Beli Di Atas Kapal, PELNI Perketat Aturan Tempat Tidur Penumpang

by
Penumpang kapal laut yang mengantongi tiket berhak menempati tempat tidur sesuai nomor yang tertera pada tiket. FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Mulai minggu ini PT. PELNI Persero memberlakukan pengaturan seat tempat tidur kapal pada seluruh armada kapal penumpang se-Indonesia. Penumpang yang  telah memiliki tiket berhak menempati tempat tidur sesuai nomor yang tertera di tiket. Hal itu disampaikan pihak PELNI Cabang Ambon secara resmi melalui laman facebook, pada Rabu  (20/2/2019).

Kepada seluruh pengguna jasa kapal penumpang PT. PELNI khususnya di Ambon dan seluruh Indonesia Timur lainnya. Mulai hari ini akan dijalankan sosialisasi untuk penempatan seat (tempat tidur) di atas kapal. Untuk itu demi kenyamanan anda tempatilah seat sesuai dengan yang tertera di tiket masing-masing. Jika kesulitan menemukan deck dan nomor tempat tidur hubungi petugas kapal di sekitar anda. Tempat tidur tidak diperjualbelikan di atas kapal. Jika ada yang melihat atau mendapati oknum yang memperjualbelikan tempat tidur, segera laporkan kepada petugas agar ditindaklanjuti. Terimakasih, mohon kerjasamanya agar kedepan menjadi lebih teratur dan rapih sehingga membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

Saat dikonformasi wartawan, Plt Kepala Cabang PELNI Cabang Ambon Djasman mengatakan pihaknya bakal serius menerapkan aturan itu. “Mulai minggu ini kita terapkan aturan itu,” jelas Djasman via chat.

Pihaknya tak menampik jika terjadi jual beli tempat tidur di atas kapal. Namun aturan baru dan peningkatan mutu layanan mengharuskan semua jelas dan terbuka. Termasuk urusan tempat tidur.

Pihak PELNI Cabang Ambon meminta masyarakat yang mendapati ada jual beli seat di atas kapal, segera melapor ke petugas agar segera ditindak.

Menurutnya hal itu memang terjadi meski tak banyak. “Tidak sering, tapi ada lah,” sambung dia. Justru dengan adanya penempatan seat sesuai yang tertera di tiket bakal menutup rantai penjualan tempat tidur di atas kapal. Penumpang berhak mendapatkan kenyamanan selama berada di atas kapal dengan tidur sesuai nomor kasur.

Postingan pada laman facebook Pelni Ambon itu mendapat 240 komentar warganet juga sudah dibagikan sebanyak 201 kali. Di kolom komentar ada berbagai respon. Banyak warga Maluku yang gembira dan mengapresiasi ketegasan baru Pelni. Ada pula yang bereaksi sebaliknya dan pesimistis.

Seperti komentar yang meminta Pelni juga memperhatikan kebersihan toilet dan kasur yang digunakan penumpang. Ada juga yang meminta petunias Pelni memperingati para kuli panggul yang kerap mengapling tempat sesuka hati. Atau ada yang menyinggung soal anak buah kapal (ABK) yang kerap menyewakan kamar kepada penumpang dan telah menjadi rahasia umum. Mereka berharap agar pembagian kamar sesuai kelas seperti dulu.

Dari ratusan komentar itu ada juga yang sanksi jika pemberitahuan itu hanya isapan jempol belaka. Mereka yang pesimis dengan aturan itu cukup banyak berkomentar. Namun yang pasti, aturan tersebut perlu dibuktikan konsistensinya. Semoga kebijakan baru benar-benar memberi kenyamanan bagi penumpang kapal. (PRISKA BIRAHY)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *