Tangis Haru Gadis Tiakur, Pembawa Bendera Usai Pengibaran Bendera Merah Putih di Ambon

by
Huningsi Gladis Frans, pembawa Bendera Merah Putih saat HUT RI Ke 72 di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (17/8). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Huningsi Gladis Frans, pembawa Bendera Merah Putih menagis haru, setelah Paskibraka sukses mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke 72 di Lapangan Merdeka (Lapmer) Ambon, Kamis (17/8).  Tangis siswi Kelas 3 SMA Negeri 1 Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)  ini adalah  tangisan bahagia, penuh haru.

Luapan air mata haru tak terbendung begitu bubar dari formasi barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di depan Balai Kota Ambon.   Gadis berusia 16 tahun ini berhasil  menjalankan tugasnya sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih yang dikibarkan tiga anggota Paskibraka.

Gladis bersama rekan-rekannya yang  tergabung dalam Paskibraka Provinsi Maluku lainnya juga berpelukan, larut dalam tangis bahagia setelah menjalankan tugas mereka. “Ini tangis karena  terharu, tangis bahagia, lega setelah menjalankan tugas dan tanggungjawab mulia ini,” kata Gladis di depan Balai Kota Ambon.

Sebagai pembawa baki, putri kedua dari pasangan Viktor Fredo Frans dan Sanci Miru ini  tugasnya  menerima bendera Merah Putih dari Gubernur Maluku Said Assagaff selaku inspektur upacara. Bendera itu diserahkan kepada tiga anggota Paskibraka yang berhasil dikibarkan saat upacara itu.

Belum lagi, aksinya itu  disaksikan langsung kedua orang tuanya yang datang jauh dari  Kabupaten MBD. “Bangga karena sudah bawa bendera, bahagia sekali membawa baki. Sudah membanggakan orang tua, negara dan kabupaten,”kata Ningsih, sapaan akrab gadis  tiga bersaudara ini.

Gladis  mengaku, meski ada perasaan gugup  saat membawa baki tersebut, namun  kebanggaan  yang begitu besar menerima  bendera kebesaran negara dari gubernur untuk dikibarkan, mampu menghilangkan perasaan gugupnya.

Dengan pengalaman tersebut Ningsih pun berharap, kepada teman-temannya, para siswa-siswi  khususnya di Kabupaten MBD untuk tetap bersemengat, jangan mudah putus asah, taruslah belajar menggapai impian yang dicita-citakan.  “Kepada semua teman dan sahabat, kami berharap agar selalu bekerja keras untuk menggapai kesuksesan di masa depan nanti,”katanya. (MQR)