Tarif Listrik Di Rumah Naik, Begini Penjelasannya

by
sumber/jawapos.com

TERASMASLUKU.COM,AMBON, – Ramai warga mengeluh adanya kenaikan tagihan listrik PLN saat pandemic covid-19. PLN memastikan lonjakan itu berasal dari adanya selisih tagihan rekening di bulan sebelumnya.

Hal itu diungkpakan Executive Vice President Communication and CSR PLN, I Made Suprateka. Dia menjelaskan kebijakan protokol physical distancing mengharuskan petugas catat meter tidak bisa mengunjungi pelanggan untuk melakukan pencatatan meter secara langsung. Untuk itu tagihan didasarkan pada perhitungan rata-rata penggunaan listrik 3 bulan terakhir (Desember, Januari, Februari).

“Untuk tagihan di bulan Mei dihitung dari tagihan di bulan April yang ter-pending dikarenakan PSBB. Petugas PLN tidak melakukan pengecekan karena PSBB jadi perhitungan di bulan April itu berdasarkan dari rata-rata bulan Desember, Januari dan Februari.” Ungkap I Made Suprateka.

Dia menjelaskan pada bulan Maret, mulai diberlakukan PSBB atau PSBR bertahap. Aktivitas masyarakat pun lebih banyak terkonsentrasi di rumah. Alhasil itu memicu tingginya penggunaan energ listrik.  Ada selisih antara jumlah penggunaan riil listrik dengan pencatatan (yang didasarkan angka rata-rata selama tiga bulan). Selisih ini kemudian terakumulasi ke dalam rekening bulan april dan ditagihkan pada rekening bulan Mei.

Loading...

Tak terkecuali di Kota Ambon. Selama sepekan terakhir ada banyak keluhan terkait kenaikan tarif listrik. Namun hal itu langsung dikonfirmasikan ke pusat.

“Kami pastikan bahwa PLN tidak menaikkan tarif listrik.Berdasarkan data kami, konsumsi daya di tingkat rumah tangga selama bulan Maret dan April memang cenderung meningkat akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).” kata Suprateka.

Selaras dengan hal tersebut, Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Ramli Malawat juga menyampaikan bahwa hal tersebut juga berlaku di Maluku dan Maluku Utara.

“Sekali lagi kami sampaikan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Pemakaian listrik masyarakat memang cenderung mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya aktivitas di rumah. Jika terdapat kenaikan tagihan, itu juga bisa diakibatkan adanya selisih seperti yang telah disampaikan di atas”, tutup Ramli. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *