Tembus Pasar Digital Butuh Dukungan Besar Juga Konsistensi Produksi

by
OJK Maluku menggandeng Bukalapak.com dalam seminar bersama yang bertujuan mendorong sektor usaha kecil menengah tembus pasar digital (19/12). FOTO: OJK

TERASMALUKU.COM,AMBON- Usaha kecil menengah di Ambon kini tengah diarahkan ke denyut pasar digital. Keterbukaan akses belanja di dunia maya dinilai mampu membangkitkan pasar lokal yang selama ini dirasa lesu oleh sebagian pengusaha UMKM di Ambon. Meski begitu ada banyak hal yang perlu dibenahi, salah satunya konsistensi produksi. 

Berjualan melalui pasar digital mmembuka peluang amat besar buat orang dari mana saja untuk membli. Jumlahnya pun bisa berkali lipat lebih banyak dari jualan di lapak-lapak biasa. Untuk itu perlu ada komitmen konsistensi produksi.

Pasar ada, permintaan banyak, tapi jika produk terbatas juga akan sulit. Sementara perkembangan UMKM kini telah menuju ke sistem pemasaran digital. Dimana produk-produk satu daerah mampu menembus pasar daerah lain tanpa harus bertatap muka. 

Bambang Hermanto Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menekankan perlu ada konsistensi produksi dan kesinambungan. “UMKM di sini (Ambon) banyak, tapi kalau mau tembus pasar digital produksinya harus banyak dan berkelanjutan. Nah itu yang masih belum,” sebutnya kepada Terasmaluku.com di ruangannya, Rabu (19/12/2018). 

loading...

Meski begitu pihaknya optimsitis dengan kerjasama berbagai pihak, UMKM terus digenjot untuk menyesuaikan kuantitas dan kualitas produksi jia benar-benar ingin maju ke pasar yang lebih luas. Salah satunya dengan mendatangkan pihak Bukalapak.com pada seminar Beradaptasi dan Berinovasi di Era Revolusi Industri 4.0 di hotel santika premiere Ambon pada 17 Desember. 

“Mereka (Bukalapak) sudah punya perwakilan di Ambon itu berarti bagus, peluang buat UMKM lebih besar. Tinggal kualitas dan jumlahnya yang ditingkatkan. Sebab bersaing dengan ribuan pelapak lain se Indonesia,” terang Bambang. Pengusaha di Ambon, lanjut Bambang perlu menyiapkan produk sebelum dilepas ke pasar. 

Jenis produknya pun harus dibuat yang berbeda. Di ecommerce sebesar Bukalapak.com. Ada ribuan pelapak dengan jutaan produk. Nah, pedagang harus pandai-pandai menjual produknya agar mampu mengambil hati pasar. Seperti dari sisi pengambil gambar untuk di unggah ke Bukalapak, atau bisa juga dari bahan baku.

Semakin unik dan jarang suatu produk semakin besar peluang orang untuk tertarik membeli. “Artinya kalau bisa orang yang mau beli hanya bisa temukan barangnya di Ambon,” tegasnya. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *