Terbatas Jarak Dan Faskes, Satgas Yonif 711 Raksatama Evakuasi Warga Sakit Tengah...

Terbatas Jarak Dan Faskes, Satgas Yonif 711 Raksatama Evakuasi Warga Sakit Tengah Malam

SHARE
Anggota Satgas Yonif 711/ Raksatama, Kolakops Korem 151/Binaiya mengevakuasi Sahra ke RST Ambon, Selasa (5/2/2019) malam. FOTO : DOK PENREM 151/BINAIYA

TERASMALUKU.COM,AMBON-Sahra, 72 Tahun, warga Negeri Wakal Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terpaksa dilarikan,  tengah malam ke Pos Wakal SSK I  Satgas Yonif 711/ Raksatama, Kolakops Korem 151/Binaiya, Selasa (5/2/2019).

Derita komplikasi usia lanjutnya membutuhkan pertolongan lengkap, sementara Puskesmas terdekat tidak ada yang beroperasi 24 jam. Danki SSK I Kapten Inf Junior Gideon dan Dansatgas Letkol Inf Fanny Pantouw, yang membantu proses evakuasi Sahra menggunakan mobil quick response untuk segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) TK III Dr. J.A. Latumeten atau RS Tentara Ambon.

Berdasar kondisi, nenek ini alami kondisi yang kritis sehingga membutuhkan perawatan menyeluruh. Negeri Wakal berjarak cukup jauh dari pusat Kota Ambon. Karena itu tim bergerak cepat untuk membawa segera Sahra ke Rumah Sakit Tentara Ambon. “Kami terima informasi dari Danki SSK I Satgas Yonif 711/Rks sekitar pukul 23.00 WIT. Kami langsung kirim dokter dan ambulance,” ucap Dansatgas Yonif 711/Rks, Letkol Inf Fanny Pantouw.

Menurutnya fasilitas dan tenaga kesehatan Puskesmas yang kurang, membuat masyarakat harus dirujuk ke RS yang lebih lengkap. Di lain sisi mereka diberatkan dengan keterbatasan transportasi menuju Kota Ambon. Belum lagi adanya konflik antar negeri yang kian menghambat akses warga. “Dokter, tim medis, ambulans dan pengaman 711 quick response berkeliling tiap hari untuk mengecek kesehatan anggota juga beri pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dia berharap tenaga dokter dan ambulans pada pos dapat membantu kesulitan masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 711/Rks, dengan adanya dokter dan ambulance gratis ini kami terbantu. Apalagi dalam kondisi begini kritis mama segera dibawa ke rumah sakit,” ungkap Alfira anak Sahra. (ADV)

loading...