Ternyata Ini Alasan Hingga Murad “Turun Gunung” Kampanye di Empat Kabupaten

by
Murad Ismail, Ketua DPD PDIP Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebagai Ketua DPD PDIP Maluku Murad Ismail memastikan dirinya bakal turun gunung ke empat kabupaten untuk kampanye bagi pasangan calon bupati-wakil bupati yang diusung partai lambang moncong itu.

Empat daerah itu adalah Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Aru. Murad yang juga Gubernur Maluku ini mengatakan ia akan cuti dari jabatan Gubernur agar bisa berkampanye.

“Oh tetap saya turun (kampanye), saya cuti dan pastikan akan kampanye. Selama saya kampanye kalau seminggu saya minta izin seminggu, kalau sebulan saya izin sebulan, di empat kabupaten saya pasti turun,”tegas Murad kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Sabtu (26/9/2020).

Murad mengatakan alasan dirinya turun langsung berkampanye untuk Paslon Bupati-Wabup yang diusung PDIP, karena melihat ada gerakan-gerakan luar yang menurutnya tidak wajar dilakukan Parpol pendukung calon lainnya.

“Awalnya saya nggak mau turun, tapi saya lihat gejala ini udah nggak benar, tadinya saya tidak turun, saya mau mereka (paslon yang diusung) adu gagasan, tapi ini ada gerakan-gerakan yang luar biasa. Kalau wajar-wajar nggak apa-apa ya tapi ini luar biasa sampai bikin posko di daerah-daerah, kalau sudah niat membunuh kita balas membunuh,”bebernya.

Loading...

Murad mengungkapkan hal itu karena menurutnya, Ketua DPD I Golkar Maluku, Ramly Umasugi sudah lebih dulu star turun gunung dan membangun posko-posko di kabupaten yang akan melangsungkan Pilkada serentak 2020. Karena itu, lanjut Murad, jika partai lain target menang, maka PDIP Maluku pun menargetkan hal yang sama juga.

“Karna partai lain pun berfikir sama kaya saya, partai lain sudah bikin posko dimana-mana, apalagi Golkar sudah bikin posko dimana-mana, Ramli (Ketua DPD Golkar) sudah sampai dimana-mana. Sama kayak saya punya pemikiran, kalau dia pingin menang, saya juga pingin menang,”ujarnya.

Kepada para bupati maupun walikota di Maluku yang juga berniat ikut terlibat dalam kampanye di empat kabupaten, Murad juga mewanti-wanti mereka untuk wajib mengajukan cuti kepada dirinya selaku Gubernur Maluku.

“Bagi Bupati dan Walikota (bukan pasangan calon) yang akan ikut kampanye, wajib ajukan permohonan cuti kampanye kepada Gubernur sesuai ketentuan yang berlaku,”ingatnya.

Bahkan dia meminta agar aparat keamanan untuk meastikan bupati-walikota yang turun ikut berkampanye di empat kabupaten harus mengantongi izin cuti dari gubernur. “Saya minta aparat keamanan untuk memastikan bupati dan walikota yang ikut kampanye harus ada izin dari Gubernur,”tandasnya. (Ruzady Adjis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *