Ternyata Oknum Anggota Yonif 733 Masariku Ambil Ratusan Amunisi Dari Lokasi Ini Untuk Dijual ke KKB

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seorang Oknum Anggota TNI Praka MS yang bertugas di Yonif 733/Masariku diamanakan oleh Satuan Intel Kodam XVI/Pattimura karena menjual 600 amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

BACA JUGA : Jual 600 Butir Amunisi, Oknum Anggota TNI Yonif 733/Masriku Terancam Pecat

Ratusan amunisi tajam ini diperoleh Praka MS saat melakukan latihan menembak. Meski dengan pemeriksaan ketat saat latihan, amunisi tersebut berhasil lolos.

“Praka MS dapat amunisi itu saat latihan menembak,” kata Komandan Pomdam XVI/Pattimura, Kolonel CPM Jhony Pelupessy kepada wartawan di Mapolresta Ambon, Selasa (23/2/2021).

Pelupessy mengungkapkan, pihaknya selalu memeriksa semua anggota saat keluar maupun masuk latihan menembak. Namun Praka MS ini mengumpulkan amunisi di lokasi latihan.

“Setelah itu sehari atau dua hari kemudian baru dia datang mengambil amunisi tersebut diambil untuk dibawa pulang dan dijual” katanya.

Pelupessy mengatakan, atas perbuatan yang dilakukan, Praka MS saat ini telah ditahan dan terancam hukuman pemecatan karena telah menjual amunisi ke KKB di Papua.

“Kita juga pakai undang-undang Darurat, dan Pidana. Dia juga diancam pemecatan,” ujar Jhony.

Selain Praka MS, dua oknum polisi Polresta Ambon dan empat warga juga ditangkap karena menjual senjata api ilegal ke KKB Papua.

Diduga oknum TNI, oknum Polresta Ambon dan warga sipil ini merupakan jaringan penjualan senjata api dan amunisi Ambon dan Papua. (ALFIAN SANUSI)