Ternyata Orang Meninggal Bunuh Diri Juga Dapat Santunan BPJS

by
Penyerahan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada perwakilan pekerja oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin didampingi Walikota Ambon Richard Louhenapessy di Balai Kota Ambon, Senin (5/3/2021). FOTO : BPJAMSOSTEK

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Pemberian santunan kematian BPJS Jamsostek ternyata juga menutupi kematian akibat bunuh diri.

Pemberian santunan sosial oleh BPJS tidak menilai jenis atau penyebab kematian peserta BPJS. Termasuk di dalamnya penyebab kematian akibat bunuh diri.

Dalam kesempatan penyerahan bantuan jaminan sosial BPJS bagi tenaga kerja rentan di Ambon, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,  Zainudin menjelaskannya.

“Bunuh diri juga dijamin. Asuransi sosial seperti kami tidak milih-milih. Tapi jangan dicontoh. Ini tru story,” jelas Zainudin di Ruang Vllisingen, Balai Kota Lantai II, Senin (5/4/2021).

Zainudin menjelaskan kematian akibat bunuh diri masuk dalam perlindungan BPJS Jamsostek. Seperti yang pernah terjadi di salah satu desa di Sumatra Utara.

“Ada salah satu anggota dewan di Sumatra Utara dia cerita saat sosialisasi. Ada yang tanya, kalau bunuh diri dibayar enggak. Dari situ akhirnya satu desa semua daftar BPJS,” lanjut dia.

Zainudin menjelaskan jaminan sosial BPJS tidak melihat penyebab kematian. Berbeda dengan asuransi komersial. Keluarga akan mendapat santunan kematian dengan jumlah yang sama yaitu Rp 42.000.000 untuk setiap kematian. Termasuk mereka yang meninggal karena bunuh diri. (PRISKA BIRAHY)