Terpapar Covid, Walikota Ambon, Istri dan Anaknya Dirawat di RSUP Ambon

by
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Foto : id.wikipedia

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan istrinya, Debby Louhenapessy serta seorang anak mereka dirawat di RSUP. dr. Johanes Leimena Ambon pasca dinyatakan terpapar Covid-19.

BACA JUGA : Walikota Ambon dan Istri Terpapar Covid

BACA JUGA : WADUH! Ambon Kembali Lagi Zona Merah Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjelaskan, hasil pemeriksam PCR Walikota dan keluarganya yang diperiksa di RS. Siloam Ambon ini diketahui Selasa (27/7/2021).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung. Foto : Terasmaluku.com

“PCR di RS. Siloam, tadi hasilnya keluar, hasil positif beliau merawat diri di RSUP Leimena bersama istri dan satu anaknya. Jadi tiga orang,”terangnya via seluler Selasa malam.

Namun dari mana orang nomor satu di Kota Ambon itu terpapar dan sejak kapan, kata Rerung menambahkan itu masih belum diketahui karena harus ditracing.

“Belum diketahui karena harus ditracing dulu titik kontaknya dimana kan tidak tahu karena beliau kan kontak dengan semua orang apalagi virus sekarang ini meskipun orang sudah jaga diri pun masih bisa terpapar. Nanti petugas kesehatan tracing, pasti dari Kota Ambon tracing baru akan kelihatan kontak dengan siapa-siapa,”ujarnya.

Meski terpapar Covid-19, kondisi Walikota dan keluarga kata Rerung baik-baik saja.

Namun karena miliki penyakit bawaan atau komorbid, mereka dirawat di RSUP Leimena Ambon.

“Kondisi baik-baik saja, hanya karena beliau ada komorbid (penyakit bawaan) jadi isolasi diri sana (RSUP Ambon) menjaga-jaga, belia juga diabetes makanya tidak divaksin yang pertama,”terangnya.

Walikota sendiri lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Provinsi Maluku ini masuk kategori pasien terpapar bergejala ringan.

“Gejala ringan kayaknya karena pemeriksaan laboratorium indikasi sakit ringan begitu. Setelah terbukti langsung isolasi sambil diawasi,”tandasnya. (Ruzady)