Tersangka Pengibaran Bendera RMS Terancam Hukuman Seumur Hidup

by
Barang Bukti bendera RMS. Foto : Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tiga orang tersangka kasus pengibaran bendera RMS di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah masing-masing berinisial AP (32), ML (43) dan FP (60) terancam hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara.

     AP dan ML saat akan dipindahkan dari Polsek Saparua ke Polresta Ambon, Sabtu (15/5/2021). Foto : Istimewa

Ketiga warga Negeri Ulath yang berprofesi sebagai petani itu saat ini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease dan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA : Bendera RMS Berkibar di Hari Pattimura, Tiga Orang Petani Dari Ulath Jadi Tersangka

“Pasal yang disangkakan adalah pasal 106 KUHP dan atau pasal 110 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara,”ungkap Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izack Leatemia menjawab terasmaluku.com, Minggu (16/5/2021).

Sekedar tahu, ketiganya diamankan pada Sabtu 15 Mei 2021 kemarin di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur.