Terus Dorong Penerapan Electrifying Lifestyle di Ambon, PLN Ajak Pegawai BNI Beralih ke Gaya Hidup Serba Listrik

by
PLN melakukan sosialisasi penerapan electrifying lifestyle, Kamis (10/6/2021) kepada seluruh pegawai di BNI Cabang Ambon baik secara langsung ataupun virtual dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. FOTO : PLN MALUKU MALUT

TERASMALUKU.COM,-AMBON- PLN terus mendorong penerapan Electrifying Lifestyle atau gaya hidup baru serba listrik di Kota Ambon.

Bertempat di Kantor BNI Cabang Ambon, kali ini PLN melakukan sosialisasi penerapan electrifying lifestyle, Kamis (10/6/2021) kepada seluruh pegawai di BNI Cabang Ambon baik secara langsung ataupun virtual dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami bersyukur pada kesempatan ini, salah satu mitra BNI yakni PLN dapat hadir memberikan sosialisasi kepada kami dalam rangka mendukung program pemerintah, yang mana kita harus siap-siap untuk ke depan beralih dengan gaya hidup baru yang serba listrik”, ujar Pemimpin Cabang BNI Ambon, Friedson WNK.

Senada dengan hal tersebut, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Sihar Marulak Tambunan menuturkan bahwa dengan kondisi ke depan energi fosil akan semakin berkurang.

“Maka kami disini hadir untuk mendorong pemakaian listrik sebagai energi yang ramah lingkungan untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya sekedar menyampaikan produk kelistrikan, tapi juga menyiapkan kita semua untuk gaya hidup yang baru ke depan”, jelas Sihar.

Pada kesempatan ini, PLN memberikan sosialisasi mulai dari aplikasi PLN Mobile, Kompor Induksi dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW MMU, Amos Pasalli menambahkan bahwa hingga saat ini pengguna PLN Mobile di Maluku dan Malulu Utara sudah mencapai lebih dari 60 ribu pengguna.

“Dari 60 ribu pengguna itu, hampir 25 ribu berada di Ambon. Maka kami terus mendorong seluruh pelanggan kami di Ambon dan secara umum di Maluku dan Maluku Utara dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile”, ujarnya.

Amos juga menambahkan, PLN mencanangkan gerakan konversi kompor LPG ke kompor induksi yang ditargetkan bisa berjalan hingga 1 juta unit pada tahun 2021 di Indonesia.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong penyerapan konsumsi energi dalam negeri, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada impor LPG karena saat ini penyediaan sumber energi untuk gas masih didapatkan melalui impor sehingga membuat masyarakat berada pada kondisi imported energy consumption”, tambah Amos.

Selain itu, PLN sudah membangun 1 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Ambon. Pembangunan SPKLU ini sendiri adalah dalam rangka mendukung era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Sesuai dengan Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri ESDM No.13 Tahun 2020, PLN memang mendapat penugasan sebagai ujung tombak penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik.

Jadi pembangunan SPKLU adalah salah satu bentuk komitmen PLN untuk mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, termasuk di Ambon.

“Maka dengan adanya sosialisasi ini, kami harap seluruh pegawai BNI Cabang Ambon dapat mulai bersama sama kami menjadi pelopor untuk berpartisipasi dalam menerapkan gaya hidup yang serba listrik”, tutup Amos.

Editor : Hamdi