Tetap Berdenyut, Maluku Ekspor 25.000 Ton Udang Ke Tiongkok

by
ilustrasi: tribunnews.com

TERASMALUKU.COM,AMBON – Maluku baru saja mengekspor 40 kontainer udang dari Dusun Opin, Sawai Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (28/5/2020). Meski sedang ada pandemi Covid-19, namun udang-udang berkualitas dari perairan Maluku itu tetap berjaya dan diekspor ke negera tujuan Wuzhu, Tiongkok.

Ekspor itu menjadi salah satu ekspor terbesar selama tiga bulan pandemi di Maluku. PT. Wahana Lestari Investama (WLI) selaku eksportir udang melepas udang sebanyak 25.000 ton dalam 40 kontainer. Hal itu diungkapkan pihak Bea dan Cukai Ambon.

“Meski ada pandemi pelayanan dan kegiatan ekspor tetap jalan tidak terganggu. Kemarin ada ekspor dari WLI ke Cina. Ekspor udang dari Opin,” jelas Asep Rully Binawan, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon, Rabu (27/5/2020).

WLI termasuk salah satu eksportir yang aktif mengirim komoditas perikanan terbaik dari Maluku. Dia menjelaskan pengiriman 40 kontainer udang itu menggunakan kapal laut. Pihak WLI pun sedang mengupayakan agar dermaga di Opin dapat disinggahi kapal pengangkut yang langsung membawa udang-udang ke daratan Tiongkok itu.

Loading...

Selama ini tahap pengiriman ekspor hasil perikanan dari laut Maluku akan singgah di Surabaya. Di sana, ada pergantian armada pengangkut dari luar yang akan membawa komoditas ke negara buyer.

Hal ini, kata Asep tengah jadi pembahasan. “PT. WLI memang meminta langsung ke kemenhub supaya dermaga di Opin bisa jadi tempat singgah kapal. Kepala kantor bea dan cukai pun sempat berkomunikasi dengan pihak kemenhub agar hal itu menjadi pemicu membuka pelayaran kapal ekspor yang langsung membawa hasil Maluku ke negara tujuan tanpa singgah,” bebernya.

Pertimbangnnya, lokasi PT. WLI berada pada rute liner dengan negara buyer Tiongkok. kondisi ini dinilai sebagai peluang besar bagi Maluku untuk menaikan tingkat ekspor ke negara-negara di Asia. Jika disetujui kemenhub, maka pelabuhan di Ambon bakal disinggahi kapal-kapal besar tanpa harus mampir ke pelabuhan dagang yang ada di Surabaya.

“Yang pasti itu sudah diomongkan. Kita harapkan aktivitas ekspor terus hidup dan eksportir lebih semangat lagi,” jelasnya. (PRISKA BIRAHY)

BACA ARTIKEL MENARIK LAIN PRISKA BIRAHY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *