Tiba di TKP, Bupati Telepon Minta Bantuan Pemadam Kebakaran

by
Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas menelepon PT. Citik meminta bantuan mobil pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan kebakaran di depan Kantor KPU SBT, Jumat (2/7/2021). FOTO : SOFYAN

TERASMALUKU.COM,-BULA-Musibah kebakaran terjadi lagi di Kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Jumat (2/7/2021) siang.  Penginapan Wuna Indah dan rumah makan Sido Muncul di depan Kantor KPU SBT,  jalan Wailola, Desa Wailola, Kecamatan Bula ludes terbakar.

BACA JUGA : Kebakaran Lagi, Penginapan dan Rumah Makan di Bula Ludes Terbakar

Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas mendatangi lokasi kebakaran. Bupati bersama warga dan aparat keamanan berusaha memadamkan kebakaran.

Saat tiba  di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) kebakaran, Bupati langsung menelepon pihak PT. Citik, perusahan minyak di Kota Bula.

Bupati meminta bantuan mobil pemadam kebakaran milik PT. Citik untuk membantu memadamkan kebakaran. “Telepon Hatab Kilbaren di Citik, cepat,” perintah Bupati kepada ajudannya di lokasi kejadian.

Setalah ditelepon ajudannya, Bupati langsung mengambil telepon genggam, dan berbicara,  menyampaikan permohonan bantuan pemadaman kebakaran di pihak PT. Citik.

“Halo, pemadaman kebakaran di perusahaan ada ka seng (tidak). Ada kebaran di samping KPU, depan Dinas Ketahanan Pangan. Mohon bantuan jua,” kata Bupati  dengan sesorang dari PT. Citik.

Di lokasi kebakaran, warga dan aparat TNI Polri sudah berupaya membedakan kobaran api dengan water canon milik Polres. Namun Bupati cemas jangan sampai kobaran api itu terus menyala dan membahayakan rumah lainnya di sekitar lokasi.

Bupati sekitar 20 menit bersama sejumlah anggota DPRD SBT memantau TKP. Ia berbincang dengan warga sekitar. Setelah itu, Bupati meninggalkan TKP sebelum waktunya Shalat Jumat.

Sementara itu sejumlah anggota DPRD SBT diantaranya Abdul Gafar Wara-Wara, Halaludin Sagey, Munawir Kubal, masih bersama aparat TNI Polri dan warga berupaya memadamkan kobaran api di penginapan dan rumah makan itu.

Setalah Bupati menelepon, 25 menit kemudian mobil pemadam kebakaran milik PT. Citik tiba di TKP dan langsung membantu memadamkan kebakaran.

Aparat TNI Polri, Citik dan Carlez dibantu warga berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.00 atau tiga jam setelah kebakaran terjadi.

Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek di Penginapan Wuna Indah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Kini lokasi kebakaran diberi garis polisi. (Sofyan).