Tidak Ada Lagi Istilah Orang Miskin Dilarang Sakit di Lelingluang

by
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten MTB Firmansyah menggelar sosialisasi kepada Majelis dan Jemaah Gereja Lelingluang pada Minggu (22/10)

 

ADVETORIAL-BPJS Kesehatan bersama dengan Puskesmas Larat mengadakan kegiatan Sosialisasi kepada Majelis dan Jemaat Gereja Lelingluang pada Minggu  22 Oktober 2017. Pulau Larat merupakan salah satu pulau terluar yang terdapat di Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Meskipun demikian tidak menyurutkan semangat drg. Herman, Ibu-ibu bidan, serta Bapak Ibu majelis dan jemaat Gereja dalam melayani.

Sosialisasi atau pemberian informasi dilakukan usai ibadah Minggu. Diantaranya,  penyampaian inovasi-inovasi yang dilakukan Puskesmas Larat dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan dengan penggunaan SMS untuk mendaftar. “Jadi masyarakat dapat sms terlebih dahulu, seperti nama, keluhannya apa, mau ke poli apa agar pasien tidak perlu antri lagi saat sampai puskesmas,” papar Herman yang merupakan dokter gigi di Puskesmas Larat.

Selain itu, ada pula Halte Kesehatan yang mana nantinya pada waktu-waktu tertentu ada kunjungan dari Puskesmas Larat ke Halte Kesehatan, “Jadi bagi masyarakat yang ingin berobat tidak perlu ke Puskesmas, datang saja ke Halte Kesehatan” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, pemberian informasi tentang Program JKN-KIS juga disampaikan oleh Firmansyah, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten MTB. Firmansyah menjelaskan pentingnya masyarakat di Desa Lelingluan untuk terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga tidak ada istilah Orang Miskin Dilarang Sakit. Kenapa? Karena Dengan Gotong Royong Semua Tertolong.

“Manusia kan merupakan makhluk sosial yang tentunya sangat membutuhkan perhatian, baik dari atasan, teman, tetangga, pasangan hidup, bahkan orang-orang disekeliling kita yang mungkin belum kita kenal. Didalam Era Jaminan Kesehatan Nasional ini, perhatian itu dapat diartikan dengan rutin membayar iuran. Karena iuran yang dibayarkan merupakan bentuk Perhatian yang tentunya sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang sedang terbaring lemas di Rumah Sakit. Oleh karena itu marilah kita saling memberikan Perhatian dengan cara rutin membayar iuran Jaminan Kesehatan sebelum tanggal 10 setiap bulannya” tutupnya. (ADVETORIAL)