Tiga Anggota DPRD NasDem Kunjungi Korban Kebakaran Ambon

Tiga Anggota DPRD NasDem Kunjungi Korban Kebakaran Ambon

SHARE
Anggota DPRD Maluku Hamdani Laturua (kanan) dan anggota DPRD Kota Ambon Mores Tamaela (tengah) meninjau warga korban kebakaran di belakang Jalan Ay Patty Ambon, Rabu (9/1/2019). FOTO. ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpati kepada korban kebakaran, tiga anggota DPRD dari Partai NasDem mengunjungi para korban di tenda pengungsian di jalan belakang Ay Patty Ambon, Rabu (9/1/2019) petang.

Adalah Hamdani Laturua, anggota DPRD Maluku dan Mores Tamaela, dan Christian Latumahina, anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi Partai NasDem melihat kondisi puluhan pengungsi korban kebakaran itu.

Kedatangan para wakil rakyat dari NasDem ini disambut puluhan pengungsi, petugas Tagana, Dinas Sosial Kota Ambon dan perangkat RT setempat. Hamdani, Mores dan Christian berdialog dengan para korban kebakaran yang terjadi Selasa (8/1/2019) itu.

Ketiganya ingin memastikan penanganan korban, pemberiaan bantuan, makanan, kesehatan dari Pemerintah Kota Ambon dan kebutuhan yang diperlukan korban. Dari dialog dengan pengungsi, ternyata tenda-tenda yang dibangun di samping lokasi kebakaran itu belum ada penerangan lampu. Anggota DPRD langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kota Ambon, dan PLN Area Ambon untuk pemasangan listrik di tenda.

“Kami menyampaikan bela sungkawa atas musibah kebakaran dan juga dua korban jiwa dalam musibah ini. Semoga korban diberikan ketabahan dari musibah ini, dan korban meninggal mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami menemui para korban untuk memastikan agar mereka tertangani secara baik dalam masa tanggap darurat,” kata Hamdani, yang juga Ketua DPW Partai NasDem Maluku.

Christian Latumahina mengatakan, pihaknya menaruh perhatian serius kepada para korban kebakaran yang kini ditampung pada tenda-tenda Dinas Sosial Kota Ambon ini. “Kami akan bersama-sama para korban agar ada perhatian dan penanganan serius hingga tuntas dari Pemerintah Kota Ambon. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah agar memperhatikan para pengungsi secara baik,” kata Christian Latumahina.

Petugas Dinas Sosial Kota Ambon, Abussamad Payapo menyebutkan pengungsi korban kebakaran berjumlah 78 Kepala Keluarga dengan 246 jiwa. Pihak Tagana dan Dinas Sosial Kota Ambon sudah memberikan bantuan nasi bungkus dan makanan siap saji sejak peristiwa terjadi Selasa hingga Rabu ini.

Pengungsi juga sudah mendapatkan bantuan pakian layak pakai kepada pengungsi korban kebakaran. Ny. Erna, 56 tahun menyebutkan saat ini pihaknya sangat membutuhkan makanan, pakian layak pakai, selimut,alat masak, perabot rumah tangga dan tempat tinggal.

“Kebakaran menghanguskan seluruh barang-barang kami. Kejadiannya begitu cepat sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barang, kami hanya bisa lari menyelamatkan diri dengan barang seadanya,” kata Ny. Ena yang mengungsi bersama suami dan empat orang anaknya. Kebakaran yang terjadi Selasa (8/1/2019) petang menyebabkan dua orang tewas, empat tempat kos ludes terbakar. Dugaan awal penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek. (ADI)

loading...