Tiga Jahitan di Kepala Pejalan Kaki yang Jatuh di Trotoar Licin

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Sekali lagi jalur pedestrian di Kota Ambon memakan korban. Kali ini seorang pejalan kaki yang harus menerima tiga jahitan di kepala belakang akibat terbentur pagar tembok saat terpeleset di trotoar.

Usai pengendara motor jatuh terpeleset, kejadian berikut ini menimpa pria paruh baya pada Minggu (30/5/2021) sore sekitar pukul 17.20 WIT.

BACA JUGA : Habiskan 200 Ribu Jahit Luka Jatuh di Trotoar

Lokasinya di trotoar depan kantor PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara kawasan Trikora Kota Ambon. Pria itu berjalan dari arah pangkalan ojek PLN menuju ke Urimessing.

Tangkapan layar video 10 detik yang memperlihatkan pejalan kaki terjatuh dan membentur tembok hijau di belakangnya

Dalam sebuah video amatir yang berhasil direkam pengendara motor yang lewat, pria itu berjalan sempoyongan.

Di video berdurasi 10 detik, pria yang diketahui bernama Remon Pattiasina itu mencoba mencari keseimbangan saat berjalan. Sayangnya dia terpeleset saat kondisi cuaca sedang hujan rintik.

“Beta baru pulang dari teman di Kolonel Pieter lalu jalan, jatuh. Licin memang, jalan licin,” aku Remon kepada Terasmaluku.com saat mencarinya di sekitar Urimessing, Senin (31/5/2021) siang.

Sore itu, kata Remon kondisi hanya hujan rintik. Namun trotoar berbahan keramik yang diklaim anti-slip itu nyatanya membuatnya harus mendapat tiga jahitan.

“Beta kepala yang kena, darah keluar. Lalu pi bawa ke rumah sakit GPM dong manjai, tiga jahitan,” akunya sambil membuka topi menunjukkan bekas jahitan yang masih diperban.

Beberapa penarik ojek yang ditemui siang tadi juga membenarkan kejadian itu. Trotoar di kawasan PLN Trikora salah satu yang paling sering menadah korban.

“Di sini paling sering. Sebelum Remon ini ada ibu-ibu jatuh di dalam got itu. makanya katong tutup seadanya,” keluh penarik ojek lain.

Oleh mereka, menempatkan papan di atas tiga buah lubang drainase yang hingga kini belum punya penutup. Meski begitu tetap saja, jalur pejalan kaki itu licin.

Pengguna jalan yang sempat merekam kejadian menambahkan kesaksiannya saat ada di lokasi. “Bapa itu jatuh dua kali. Pertama antua jatuh lalu ada om ojek bantu berdiri. Katong lihat dari arah tikungan trikora. Pas su jalan antua jatuh lagi sampe badarah,” Ujar pengendara motor yang merekam kejadian itu.

Terdapat empat orang yang berhenti dan menyaksikan kejadian itu. Dia juga sempat melihat lokasi jatuh dan mendapati darah di trotoar setelah Remon berlalu.

Kejadian ini makin menambah rentetan korban di trotoar garapan Dinas PU Provinsi Maluku. Klaim-klaim anti-slip dan pernyataan di sosial media mengenai pengerjaan yang belum tuntas, terus mendulang korban jatuh. (PRISKA BIRAHY)