Tim Maehanu Juarai Kejuaraan Sepak Bola Usia Dini PLN CUP 2016

by
Roesmin saat menyerahkan tropi dan hadiah kepada pemenang di Lapangan Matawaru, Minggu (30/10).

AMBON- Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Maehanu akhirnya menjuarai kejuaraan sepak bola usia dini PLN CUP 2016, setelah mengalahkan tim Akademi Tulehu Putra, 5-4 lewat drama adu finalti di Lapangan Sepak Bola Matawari Desa Tulehu, Minggu (30/10) petang. Atas kemenangan ini, tim SSB Maehanu mengangkat tropi piala PLN CUP dan meraih hadiah uang tunai Rp. 10 juta. Kedua tim ini sebelumnya bermain dengan skor 1-1 hingga dua kali perpanjangan waktu, namun hasilnya tetap imbang sehingga dilakukan adu finalti, dan mengantarkan SSB Maehanu juarai turnamen ini.
Pencetak gol terbanyak Alvin Ohorella yang mengoleksi lima gol selama kejuaraan, sedangkan pemain terbaik adalah A. Margani Lestaluhu dengan nomor punggung 13 asal SSB Maehanu. Kejuaran Sepak Bola usia dini, digelar PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit (UIP) Maluku, kerjasama Polsek Salahutu dan PS Matawaru, sejak Kamis (27/10) hingga Minggu (30/10). Kegiatan ini dalam rangka Hari Listrik Nasional yang ke 71 pada Kamis 27 Oktober. Laga final SSB Maehanu dan Akademi Tulehu Putra, selain disaksikan ratusan pendukung kedua tim, juga disaksikan Manager Hukum Komunikasi dan Pertanahan PLN (Persero) UIP Maluku, Roesmin dan pegawai PLN lainnya.
Roemin langsung menyerahkan tropi dan hadiah uang tunai kepada SSB Maehanu sebesar Rp 10 juta, dan hadiah kepada juara dua Akademi Tulehu Putra dan juara tiga SSB Nusawa FC. Roesmin menyatakan, kegiatan ini selain untuk memeriahkan Hari Listrik Nasional, juga sejalan dengan program Corporat Social Responcibility (CSR) atau tangungjawab PLN di bidang sosial dan lingkungan kepada masyarakat.
Kejuraan sepak bola ini juga sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap persepakbolahan di Maluku agar lahirkan bibit-bibit persepakbolahan yang berprestasi. Roesmin berharap lewat kejuaraan usia dini di Tulehu ini, dapat melahirkan pemain-pemain sepak bola mengikuti pemain asal Tulehu yang saat ini merumput di tingkat nasional, seperti Ramdhani Lestaluhu, Alvian Toasalamoni dan pemain asal Tulehu lainnya. “PLN juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, karena kejuraan sepak bola ini seperti ini adalah bentuk silaturahmi PLN dengan masyarakat,” kata Roesmin. Kejuaraan ini sendiri diikuti delapan tim sepak bola di wilayah Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. ADI

Loading...