Tingkatkan Kompetensi di Bidang Ekonimi,  OJK Maluku Gelar Journalist Class

by
Sejumlah narasumber dalam Journalist Class yang digelar OJK Maluku, Jumat (25/8). FOTO : ALFIAN (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Untuk meningkatkan kompentesi jurnalis Maluku di bidang ekonomi dan industri jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar Journalist Class (kelas jurnalis) 2017 di Maluku Resort, Jumat (25/8). Jurnalis Class yang diikuti lebih dari 20 wartawan Maluku  ini berlangsung hingga Sabtu (26/8).

Kepala OJK Maluku Bambang Hermanto saat membuka Jurnalis Class mengatakan, kegiatan ini sebagai komitmen OJK mendorong kualitas, kemampuan dan kompetensi jurnalis Maluku dalam pemberitaan isu – isu ekonomi terutama  OJK dan industri jasa  keuangan.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini dapat menjadikan siapapun menjadi penyampai informasi kepada publik. Dalam hitungan detik seluruh masyarakat di dunia bisa langsung mengetahui setiap peristiwa yang disampaikan media massa.

Namun lanjut Bambang, sering kali,  kecepatan penyampaian berita  tersebut tidak diimbangi dengan ketepatan konten berita. Menyikapi hal ini, lanjut Bambang, dibutuhkan  kompetensi, kemampuan dan pemahaman yang mempuni dari insan pers dalam penyampaian berita terutama soal ekonomi dan industri jasa keuangan.

“Nah karena itulah kita ingin berbagi dan membekali rekan-rekan wartawan  agar bisa menggali informasi atau berita ekonomi dengan akurat, sesuai dengan kaidah  ekonomi. Sehingga dengan begitu tulisannya nanti tidak keliru, bisa dipahami sehingga fungsi edukasi kepada     kepada pembaca berjalan dengan baik,” kata Bambang

Dalam kegiatan Jurnalis Class ini para jurnalis akan mendapatkan materi- materi tentang  keekonomian. Seperti  pasar modal, perbankan, edukasi perlindungan konsumen  dan waspada investasi dari narasumber pihak OJK, kepolisian dan jurnalis ekonomi nasional.

“Dengan kegiatan ini juga diharapkan media massa di Maluku juga dapat memberitakan tugas dan fungsi OJK terkait industri jasa keuangan dan juga mengenai investasi bodong,sehingga masyarakat tidak menjadi korban,” kata Bambang. (IAN)