Tingkatkan Perekonomian Warga dan Sektor Pariwisata, PLN Listriki Tiga Pulau Bersejarah di Kepulauan Banda

by
Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara menist token di rumah pelanggan sebagai tanda beroperasinya listrik di Pulau Rhun Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (24/4/2021). FOTO : PLN MALUKU MALUT

TERASMALUKU.COM,-AMBON- PLN berhasil menghadirkan listrik pada 3 (tiga) pulau yang berada di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada Sabtu (24/4/2021). Adapun ketiga pulau tersebut antara lain Pulau Rhun, Pulau Ay dan Pulau Hatta.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam menghadirkan listrik bagi Pulau Rhun, Ay dan Hatta.

“PLN telah membuktikan komitmen pemerintah dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kesediaan listrik yang merata sehingga dapat mensejahterakan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua dalam siaran pers PLN Maluku Maluku Utara.

Bupati Maluku Tengah dan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara menandatangani prasasti masuknya listrik di Pulau Rhun.

Senada, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara juga menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan para stakeholder sehingga PLN dapat menghadirkan listrik untuk ketiga pulau tersebut.

“Ini merupakan salah satu perwujudan nyata dari PLN dalam mendukung pariwisata dan perekonomian masyarakat. Kami pun mengucapkan terimakasih kepada para stakeholder, khususnya masyarakat yang telah antusias membantu kami dalam proses penurunan mesin sehingga sesuai jadwal yang kami harapkan,” jelas Adams.

Dengan investasi senilai Rp 9,38 milyar, PLN menyediakan 4 (empat) mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas masing-masing 40 (kilo watt) kW dan 100 kW di Pulau Rhun, 100 kW di Pulau Ay serta 40 kW di Pulau Hatta.

Selain itu, PLN juga membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dengan panjang total 8,2 kilo meter sirkuit (kms) untuk melistriki 989 pelanggan di ketiga pulau tersebut.

Dengan terlistrikinya ketiga pulau tersebut, PLN berharap dapat mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Salah seorang warga Pulau Rhun Wa Ode, Murni (48) menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PLN yang telah melistriki tempat tinggalnya.

Dirinya menuturkan, sebelumnya harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 170 ribu per bulan untuk bisa mendapatkan listrik berdaya 450 Volt Ampere (VA) yang terpasang di rumahnya. “Namun sekarang kami dapat lebih hemat dengan menggunakan listrik dari PLN, terimakasih PLN,” ujar Murni

Sebagai informasi, pemakaian listrik PLN berdaya 450 VA berkisar pada Rp 44 ribu perbulan, sedangkan untuk daya 900 VA berkisar Rp 110 ribu per bulan.

Diketahui, Kepulauan Banda terkenal dengan destinasi yang eksotis bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Menilik dari sisi sejarah, Kepulauan Banda juga dikenal dengan kekayaan rempahnya. Pulau Rhun bahkan pernah tercatat dalam Perjanjian Breda yang merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.

Editor : Hamdi