Truk Bermuatan Aspal Panas Tabrak  Motor dan Mobil Warga di Batu Merah

by
Mobil truk bermuatan aspal panas menggilas sepeda motor hingga depan rumah warga, dalam tabrakan beruntun di Jalan Jenderal Sudirman Batu Merah Ambon, Senin (4/9). FOTO : DIT (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Kecelakaan beruntun kembali terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman  Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon,  Senin (4/9) siang. Kecelakaan ini terjadi setelah sebuah truk bermuatan aspal panas  menabrak motor dan mobil yang berada di depannya.

Tidak hanya menabrak kendaraan, truk itu juga menghantam bagian depan  sebuah rumah, tempat usaha makanan di samping kiri jalan itu. Seorang pengendara sepeda motor luka parah akibat peristiwa ini.

Informasi yang diperoleh Terasmaluku.com, dari sejumlah warga di  lokasi menyebutkan,  truk dari arah luar  Kota Ambon itu tiba-tiba tergelincir di jalan yang miring kawasan Jenderal Sudirman Desa Batu Merah itu.

Truk dengan nomor polisi DE 9138D  tersebut kemudian menghantam sebuah sepeda  motor dan dua mobil jenis Honda dan Avansa di depannya.  Sepeda motor itu  ringsek digilas truk bermuatan aspal panas itu hingga menghantam bagian depan rumah yang jadikan tempat usaha makanan itu.

Sedangkan dua mobil pribadi mengalami kerusakan parah setelah ditabrak truk dari bagian belakang.  Pengemudi sepeda motor yang terluka  langsung  dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di Tantui Ambon.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab tergelincirnya truk itu. Sopir truk kabur setelah menabrak  sepeda motor, mobil dan rumah warga. Akibat tabrakan beruntun ini, terjadi kemacepatan parah di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Kapolres Pulau  Ambon dan Pulau – Pulau Lease  AKBP Sucahyo Hadi bersama anggotanya langsung turun ke lokasi. Polisi mengatasi kemacetan dan dibantu warga menarik mobil truk yang menghantam bagian depan  rumah warga.

“Belum diketahui pasti penyebab kejadian ini, kita sementara masih mencari sopir truk dulu,” kata  Kapolres di lokasi kejadian. Hingga Senin sore mobil truk dan sepeda motor yang tergilas itu belum dievakuasi (DIT/IAN)