Tujuh Kabupaten di Maluku Terima Bantuan sinergi PT. Pertamina dan BUMN

by
Pertamina Peduli menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Kabupaten Buru terdampak Covid-19, Selasa (21/5/2020). FOTO : PERTAMINA MOR VIII MALUKU PAPUA

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku menerima bantuan tanggap Covid-19 dari PT Pertamina (Persero) pada Selada (19/5/2020). Bantuan sejumlah 3.894 paket senilai Rp. 400 juta itu merupakan bagian dari BUMN tanggap covid-19 tahap 2.

Pertamina Peduli menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kabupaten Seram Bagian Barat terdampak Covid-19, Selasa (21/5/2020). FOTO : PERTAMINA MOR VIII MALUKU PAPUA

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Edi Mangun, menyampaikan bahwa bantuan yang disampaikan Pertamina merupakan wujud komitmen dan kontribusi terhadap upaya penanggulangan Covid-19 melalui kegiatan Sinergi BUMN di wilayah Maluku.

Loading...

“Pertamina dengan 40 BUMN melakukan sinergi untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bantuan berupa paket sembako sejumlah total 465.893 paket yang didistribusikan di 19 provinsi di tahap kedua ini, termasuk di Provinsi Maluku,” ujar Edi Mangun.

Daerah-daerah yang menerima bantuan itu antara lain Kabupaten Buru, Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Seram Bagian Barat, dan Seram Bagian Timur.

Lebih lanjut Edi mnejelaskan kegiatan ini hasil sinergi Kementerian BUMN, BUMN, dan Komisi VI DPR RI. Paket bantuan disediakan oleh BULOG dan didistribusikan kepada masyarakat Maluku melalui BUMN Koordinator Satgas Provinsi Maluku yang dipimpin oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) serta Satgas Kabupaten/Kota di masing-masing lokasi yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pos Indonesia (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pelayaran Indonesia (Persero), PT Pegadaian.

Adapun bantuan diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga diharapkan dapat tepat sasaran dan tepat guna untuk meringankan beban masyarakat di saat pandemic Covid-19. Selain itu, metode penyaluran bantuan tidak dilakukan dengan mengumpulkan massa, dengan tetap menerapkan social distancing serta menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19.

“Kami berharap agar bantuan yang disampaikan melalui Sinergi BUMN ini selain dapat meningkatkan peran BUMN dan mendorong sinergi, juga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi para penerima bantuan,” tutup Edi. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *