Tujuh Orang Ibu Hamil Di Kota Ambon Terdeteksi Menderita HIV

Tujuh Orang Ibu Hamil Di Kota Ambon Terdeteksi Menderita HIV

SHARE
Walikota Ambon Richard Louhenapessy (tengah) didampingi Sekot Ambon, A.G.Latuher dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr. Wendy Pelupessy memberikan keterangan pers, Sabtu (9/2/2019). FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengungkapkan jumlah penderita kasus HIV di Kota Ambon semakin banyak. Dari hasil temuan terbaru Dinas Kesehatan Kota Ambon terdapat tujuh orang ibu hamil yang terdeteksi HIV.

“Dari 5.700 orang ibu hamil di Kota Ambon sudah terdapat tujuh orang ibu hamil yang terdeteksi menderita HIV di Kota Ambon,” kata Richard saat jumpa wartawan di Hotel Biz Ambon, Sabtu (9/2/2019) sore.

Walikota meminta kepada ibu hamil yang terindikasi HIV agar dapat melakukan perawatan dan pengobatan di Puskesmas agar dapat memutus mata rantai sehingga bayi yang dikandung tidak terkena virus tersebut.

“Untuk ibu hamil harus screening dan melakukan pemeriksaan darah, kalau terdeteksi HIV maka harus menjalani pengobatan agar memutuskan mata rantai virus tersebut kepada bayinya,” kata Richard.

Richard mengatakan di Kota Ambon sudah ada Puskesmas yang dapat melakukan pengobatan penderita virus HIV ini. “Sejak 2017, terdapat 2 Puskesmas yaitu Puskesmas Karpan dan Waihaong yang dapat melakukan pengobatan lengkap kepada penderita ini (HIV),” ujarnya.

Walikota juga menghimbau kepada ibu hamil lainnya di Kota Ambon agar dapat melakukan pemeriksaan sehingga anak yang ada dalam kandungan terbebas dari penularan virus HIV. Dan pemeriksaan virus tersebut gratis.

Kasus HIV/AIDS di Kota Ambon pada tahun 2018 terdapat 34 kasus dari total 286 penderita yang ditemukan atau 11, 8 persen. Dalam jump pers ini Walikota didampingi Sekot Ambon, A.G. Latuheru dan Kadis Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy. (ALFIAN SANUSI)

loading...