Tujuh Pelaku Curanmor di Kota Ambon Terancam Tujuh Tahun Penjara, Satunya Wanita

by
Tujuh pelaku curnamor di Kota Ambon satu di antaranya perempuan terancam jeratan hukum tujuh tahun penjara. FOTO: Alfian Sanusi

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Polres Ambon menangkap tujuh orang pelaku beserta 11 barang bukti hasil pencurian motor (curanmor) yang dilakukan di Kota Ambon, Rabu (27/2/2019). Dari tujuh tersangka, satu orang adalah seorang perempuan.

Kasus curanmor dengan barang bukti ini merupakan laporan polisi dari Januari hingga Februari 2019, dengan inisial AM, RA, AF, AO, GU, PC, IM

Waka Polres Pulau Ambon, Kombes Pol Ferry Mulyana kepada wartawan mengatakan, polres telah melakukan penanganan kasus pencurian motor sejak Januari hingga akhir Februari ini dengan jumlah 11 LP.

“Dari laporan tersebut Kita amankan 7 orang tersangka yang semuanya beroparsi di wilayah Polres Ambon,” kata Mulyana kepada wartawan.

Dia mengaku, pencurian ini bisa terungkap ketika salah satu pelaku mau membawa barang bukti motor di Pulau Seram lewat pelabuhan Tohoku, di desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Ada kecurigaan anggota Polsek Leihitu terhadap motor yang akan dikirim melalui kapal di pelabuhan Tohoku, kemudian setelah dicek kelengkapan suratnya ternyata benar hasil kejahatan,” bebernya.

Mulyana mengatakan, pencurian yang dilakukan oleh para tersangka ini bukanlah oleh sindikat curanmor. Namun mereka memakai modus ketinggalan kunci.

“Ini bukan merupakan sindikat tetapi modus operandinya adalah ketinggalan kunci dan dirusak rumah kuncinya. Motor-motor curian ini ada yang dipakai sendiri dan dijual untuk mereka senang-senang,” ujarnya.

Waka polres Ambon mengatakan, para pelaku kini ditahan di Rutan Polres Ambon dan terjerat dengan pasal 362 dan 363 KUHP dengan ancaman Hukuman Penjara 7 tahun. (ALFIAN SANUSI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *