Tukang Ojek Di Dusun Wailawa Tewas Gantung Diri, Ini Detik-Detik Terakhirnya

by
Tempat korban gantung diri. FOTO : DOK POLRES AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seorang tukang ojek berinisial JML di Dusun Wailawa Negeri Tawiri Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (10/3/2019) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pria 27 tahun itu gantung diri dengan seutas tali di dalam kamarnya.

Kassubag Humas Polres Ambon IPDA Julkisno Kaisupy mengatakan, menurut keterangan istrinya, MAL 20 Tahun, sebelum menggantung diri, suaminya sempat menyebutkan kalau ia akan gantung diri. Itu disampaikan kepada istrinya di depan rumah tetangga mereka. “Korban bilang ke istrinya kalau dia mau gantung diri,” kata Julkisno.

Beberapa menit kemudian, lanjut Julkisno, istrinya ke rumah untuk membersihkan rumah. Saat merapihkan buku-buku dan laptop di atas meja dia melihat pintu kamar mereka terkunci.

“Setelah itu istrinya keluar dan membuka jendela kamar, dan melihat korban sudah tergantung di belakang pintu kamar dengan posisi tali terikat pada leher,” kata Julkisno.

Kemudian, kata Julkisno, istrinya masuk kedalam kamar dengan melompati jendela lalu memeluk korban. Ia juga berteriak minta tolong kepada warga.

Setalah itu, sepupu korban Ode Sahrul Lamatokan datang. Melihat kondisi korban yang tergantung, Sahrul mengambil sebilah pisau dan langsung memotong tali yang melilit leher korban.

“Warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), namun korban sudah meninggal dunia. Sampai di Rumah Sakit, dokter menyatakan korban sudah meninggal,” kata Julkisno.

Julkisno juga mengatakan, setelah kejadian, Polsek Teluk Ambon melalui Bhabinkamtibmas Desa Tawiri Brigpol. S. Risamasu mendapat laporan via telepon dari warga. Aparat Polsek Teluk Ambon langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan. “Penyebab peristiwa ini maaih dalam lidik,” ujarnya.

Julkisno juga menambahkan, pihak keluarga tidak mau melakukan otopsi terhadap korban dan tidak mau diproses hukum. Sehingga korban langsung dimakamkan pihak keluarga. (ALFIAN SANUSI).

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *