Tunggu Izin BPOM dan Halal MUI, Vaksin Belum Dikirim ke Kabupaten

by
Sumber: Suara.com

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Tujuh hari jelang vaksinasi COVID-19 tahap pertama, vaksin sinovac belum juga terdistribusi sampai ke kabupaten kota di Provinsi Maluku.

15.120 vaksin yang tiba pada Senin, 4 Januari 2021 itu masih bertengger di tempat penyimpanan dinas kesehatan provinsi.

Menurut Juru Bicara Penanganan COVID-19, Doni Rerung alasan belum terdistribusi yakni masih menunggu izin dari Balai POM dan Sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Sesuai petunjuk dari pusat izin distribusi itu hanya sampai tingkat provinsi dulu nanti sampai keluar izin dari Balai POM dan kehalalan dari MUI baru segera didistribusi ke kabupaten kota,” kata Doni, Jumat (8/1/2021).

Itu berarti baik penggunaan di kabupaten pun di ibukota Provinsi, Kota Ambon masih harus menunggu dua izin tersebut terbit. Jika tidak, vaksin harus tetap berada di tempat penyimpan dan belum bisa disuntikkan ke manusia.

“Jadi, masih disimpan dulu dan ini juga sudah disampaikan Bapak Presiden nanti akan didistribusi setelah diberikan izin dari Balai POM dan kehalalan dari MUI,” ungkap dia.

Sambil izin Balai POM dan Sertifikais Halal MUI, Doni berharap waktu keluar izin tidak mepet.
Pasalnya itu berkaitan dengan distribusi hingga ke tingkat kabupaten.

Bisa jadi, waktu vaksinasi tahap pertama mundur, jika dua izin pamungkas itu belum juga keluar.

“Oh iya, kalau sampai batas waktu belum keluar pasti diundur karena harus ada dua itu dulu baru bisa distribusi, sementara masih digodok diusahakan sebelum tanggal 13 itu sudah selesai agar bisa didistribusi,” ungkap dia. (PRISKA BIRAHY)