Tunggu Waktu Berbuka, Taman Baca Haturessy Tulehu Gelar Bazar Buku Tulis

by
Gramedia Ambon dan Komunitas Taman Baca Haturessy Tulehu, Kamis (17/5/2018) menggelar bazar buku tulis untuk memudahkan warga mendapatkan buku dengan harga terjangkau. FOTO : BIR (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Bulan Ramdhan kali ini bertepatan dengan libur sekolah dan persiapan masuk tahun ajaran baru. Untuk mengisi waktu luang sambil ngabuburit ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Misalnya belajar Al-Quran, membantu menyiapkan menu berbuka atau kegiatan diskusi bersama.

Nah hal cukup berbeda dilakukan Taman Baca Haturessy, Negeri Tulehu Maluku Tengah. Selama bulan puasa dan libur sekolah, anak-anak komunitas menggelar bazar buku tulis. Kegiatan kerjasama dengan pihak Gramedia Ambon itu bertujuan untuk memudahkan anak-anak di Tulehu mendapat buku dengan harga terjangkau tanpa harus membuang ongkos kendaraan umum ke Paso.

Sri Wahyuna Lestaluhu, anggota Taman Baca Haturessy menyebut penjualan buku itu dimulai sejak tiga hari lalu dan merupakan kali pertama yang dilakukan taman bacanya. “Kegiatan ini inisiasi gramedia dan taman baca kami yang dipilih. Katong jua bisa bantu anak-anak supaya seng perlu jauh dan susah cari buku,” jelasnya kepada Terasmaluku.com, Kamis (17/5/2018).

Sejak dibuka tiga bulan lalu, taman baca ini terbilang cukup aktif menggelar kegiatan yang melibatkan anak muda atau warga negeri. Perempuan yang akrab disapa Una itu mengatakan kehadiran taman baca diupayakan bisa memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya. Tak heran kegiatan tersebut disambut baik oleh anak-anak komunitas.

loading...

Menurutnya anak-anak bisa mengisi waktu luang sambil menunggu waktu berbuka. Cara itu juga untuk merangsang kemandirian komunitas dalam hal pendanaan. “Dari kerjasama ini kami dapat 15 persen dari tiap pak buku. Nah uangnya dimanfaatkan untuk kegiatan selanjutnya,” terangnya. Dia tak menampik banyak komunitas yang kesulitan dalam hal pendanaan sebuah kegiatan.  Apalagi bagi taman bacanya yang masih seumur jagung.

Namun cara- cara kreatif seperti ini dapat merangsang tiap anggota untuk lebih mandiri dan survive. Jika biasanya tiap kegiatan didanai secara kolektif, kini Taman Baca Haturessy bisa sedikit terbantu dengan adanya bazar penjualan buku. Tak hanya sekadar berjualan, taman baca yang berlokasi dekat Tulehu Plaza (Tuplaz) itu juga bakal mendapat buku bacaan sebagai tambahan koleksi buku bila 125 pak buku habis terjual. (BIR)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *