Sebarkan Konten Pornografi, Mahasiswa Ambon Ini Ditangkap Aparat Polda Maluku

oleh
oleh
SO ditangkap aparat Direktorat Reskrimsus Polda Maluku, Kamis (8/8/2019). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat Direktorat Reskrimsus Polda Maluku menangkap seorang warga bernisial SO, 20 tahun pemuda Kampung Tomia, RT/RW 002/008 Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (8/8/2019). SO, mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kota Ambon ini ditangkap karena diduga menyebarkan konten pornografi melalui media sosial Whats App.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat mengatakan, SO diciduk setelah penyidik Direktorat Reskrimsus melakukan penyelidikan atas laporan yang dilayangkan oleh DI alias Dewi, beberapa waktu lalu.

“Tim penyidik dari Unit 1 subdit 5 Ditreskrimsus
mengamankan SO, dikediamannya yang berada dikawasan Kampung Tomia, Kelurahan Pandan Kasturi. Sesuai laporan dari DI, atas tindakan asusila dan pornografi yang dilakukan oleh SO, yang kini sudah dijadikan sebagai tersangka,”kata Roem, di ruang kerjanya, Jumat (9/8/2019).

Ohoirat menjelaskan, tersangka SO diduga melakukan perbuatan pornografi pada tanggal 25 April 2019 pukul 00.30 WIT. Saat itu menurut Ohoirat, tersangka berada di rumahnya sambil memegang handphon dan menekan nomor secara acak kemudian terhubung dengan nomor korban. Selanjutnya tersangka menyimpan nomor korban dan terlihat bahwa korban menggunakan aplikasi WhatsApp.

“Kemudian tersangka melakukan chating dengan korban untuk berkenalan. Sekitar pukul 01.00 WIT, tersangka langsung video call dengan korban sambil menujukan kemaluan tersangka. Korban terkejut akan hal tersebut kemudian korban langsung mematikan panggilan video dari tersangka,”jelas Ohoirat.

Menurut Ohoirat, keesokan harinya, 26 April 2019, sekitar pukul 11.00 WIT korban DI alias Dewi mengirim pesan lewat aplikasi WhatsApp, sambil menanyakan aksi yang dilakukan oleh tersangka semalam itu.

“Korban ini tanya mengapa tadi malam kasih tunjuk kelamin gelap-gelap, kenapa tidak kasih tunjuk terang-terang biar lebih jelas. Namun pertanyaan yang diajukan korban, direspon oleh tersangka dengan emoji tertawa,”ujarnya.

BACA JUGA :  Dukung Ambon City of Music, TJSL PLN UIW MMU Bantu Pembangunan Hutan Musik di Amahusu

Tak sampai disitu, juru bicara Polda Maluku ini menambahkan, masih ditanggal 26 April, sekitar pukul 13.00 WIT, tersangka dan korban melakukan chatting, hingga tersangka kembali melakukan panggilan video call lagi.

“Saat itu tersangka yang merupakan salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Kota Ambon dan sedang melakukan PKL di Kantor Kelurahan Tihu, Kecamatan Teluk Ambon ini kemudian melakukan panggilan video dengan korban sambil menunjukan kemaluannya. Disitulah korban dibantu JB rekannya merekam aksi tersangka,”terangnya

Usai merekam perbuatan tersangka, korban yang sudah geram dengan aksi tersangka itu kemudian mendatangi SPKT Polda Maluku, untuk melaporkan tindakan SO.

“Sekitar pukul 14.30 WIT tanggal 26 April itu, korban DI alias Dewi datang melaporkan tersangka SO, sambil menunjukan barang bukti video. Usai menerima laporan dari korban, penyidik kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan dan akhirnya SO baru diamankan kemarin,”kata dia.

Tersangka SO, lanjut mantan Kapolres Maluku Tenggara ini, saat ini ditahan di rutan Polda Maluku. “Tersangka SO, dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana ITE yang bermuatan kesusilaan dan/atau Pornografi, dengan ancaman pidana diatas lima tahun. Barang bukti yang turut diamankan berupa 1 buah HP OPPO warna putih (yang didalamnya terdapat 1 buah kartu memory dan 1 buah kartu sim Indosat nomor 085656835334),”ungkap Ohoirat. (ADI).

No More Posts Available.

No more pages to load.