Unpatti Ambon Beri Penghargaan Dua Mahasiswa Yang Meninggal Dunia Karena Ini

by
Proses wisuda 1.715 lulusan Universitas Pattimura Ambon periode April 2021, digelar secara terbatas karena pandemi COVID-19, Rabu (21/4/2021). (ANTARA/Shariva Alaidrus)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memberikan penghargaan kepada dua mahasisiwa program sarjana strata satu (S1) yang tidak hadir dalam wisuda karena meninggal dunia, Rabu (21/4/2021).

Rektor Unpatti Ambon Prof Marthinus Jonanes Saptenno, memberikan penghargaan kepada Jidon Masela dan Herlina Narahaubun, mahasiswa S1 yang tak bisa mengikuti wisuda di auditorium Kampus Unpatti, Rabu (21/4/2021) karena telah meninggal dunia.

BACA JUGA : Rektor Unpatti Curhat, Akses Internet Hambat Proses Kuliah Daring

Jidon Masela merupakan mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sedangkan Herlina Narahaubun adalah mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Keduanya sakit keras dan meninggal dunia beberapa waktu, usai dinyatakan lulus dalam yudisium.

Suasana haru terjadi ketika orang tua Jidon Masela dan Herlina Narahaubun, dipanggil satu demi satu mewakili anak mereka yang telah meninggal dunia, untuk mengambil sertifikat kelulusan dari ‪Prof Marthinus Jonanes Saptenno.

Mata ayah Herlina Narahaubun tampak berkaca-kaca saat menerima sertifikat kelulusan anaknya. Ia hanya menunduk dan bergegas keluar ruangan. Begitu pula dengan orang tua Jidon Masela, mereka enggan memberikan komentar.

Selain Jidon Masela dan Herlina Narahubun, Unpatti juga mewisudakan 1.715 lulusan periode April 2021.