UPDATE, Anggaran Covid-19 Yang Habis Terpakai di Maluku Rp 58 Miliar

by
Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang menyebutkan hingga September 2020, anggaran untuk penanganan covid-19 di Provinsi Maluku yang sudah habis terpakai mencapai Rp 58 miliar.

Total alokasi anggaran Covid-19 Provinsi Maluku tahun 2020 setelah dirasionalisasi sebesar Rp 122 miliar. “Anggaran yang sudah terpakai sampai dengan September itu kurang lebih 58 miliar,”ungkap Kasrul saat dikonfirmasi via seluler Jumat (2/10/2020).

Dari Rp 58 miliar yang terpakai itu, lanjut Kasrul, terbanyak untuk bidang kesehatan, bantuan sosial (Bansos) dan kesekretariatan. Untuk anggaran Bansos, kata Kasrul yang sudah terpakai kurang lebih Rp 17 miliar.

“Kalau untuk kesekretariatan itu alokasinya untuk berbagai hal yang berkaitan dengan penanganan covid, seperti di pos-pos, tenaga kesehatan punya hal-hal dan sebagainnya,”kata Sekda Maluku ini.

Loading...

Sementara hingga Jumat (2/10/2020), sesuai update data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, total terkonfirmasi di Maluku tercatat sebanyak 2.976 kasus.

Pada Jumat saja tercatat ada penambahan 117 kasus baru, dengan rincian 110 kasus dari Kota Ambon, 6 kasus dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan 1 kasus dari Kabupaten Buru.

Sedangkan pasien sembuh tercatat sebanyak 1.886, bertambah 27 pasien dari Kota Ambon sembuh pada Jumat ini dan pasien meninggal 41 orang.

Pasien covid-19 yang masih dirawat sebanyak 1.049 orang. Dengan rincian 940 Kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah 60, Kabupaten Buru 14, Seram Bagian Barat (SBB) 7, Seram Bagian Timur (SBT) 1, Kota Tual 9, Maluku Tenggara 10, Kepulauan Aru 5 dan Maluku Barat Daya (MBD) 3 pasien. (Ruzady Adjis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *