UPDATE COVID : Sehari Tujuh Pasien Meninggal di Maluku, Dua dari Zona Merah

by
Jenazah pasien Covid saat akan dimakamkan di TPU Hunuth, Ambon. Foto : Dok. Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku melaporkan tujuh pasien Covid-19 meninggal pada Selasa (27/7/2021).

BACA JUGA : Walikota Ambon dan Istri Terpapar Covid

BACA JUGA : Terpapar Covid, Walikota Ambon, Istri dan Anaknya Dirawat di RSUP Ambon

Dari tujuh pasien yang gugur akibat terpapar Covid itu, dua diantaranya berasal dari Kota Ambon yang kini berstatus Zona Merah.

BACA JUGA : WADUH! Ambon Kembali Lagi Zona Merah Covid-19

Sementara Kabupaten Kepulauan Aru tiga pasien meninggal dan Maluku Tengah serta Maluku Barat Daya (MBD) masing-masing satu pasien juga meninggal.

Totalnya di Maluku tercatat sebanyak 231 warga yang gugur akibat Covid-19.

Infografis kasus Covid-19 di Maluku per Selasa 27 Juli 2021. Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

Sementara pasien sembuh meningkat 110. Terbanyak dari Kabupaten Buru 49 disusul Kota Ambon 31, Seram Bagian Timur (SBT) 14, Kepulauan Aru dan Malteng masing-masing delapan pasien sembuh.

Sedangkan kasus baru juga tidak ketinggalan, masih alami peningkatan sebanyak 108.

Rinciannya, Zona Merah Kota Ambon 48 kasus baru, dua pasien diantaranya meninggal dunia, Tanimbar 29 kasus baru, Aru 13 dimana tiga pasien diantaranya meninggal, SBB delapan kasus baru, Malteng tujuh kasus satu pasien diantaranta meninggal, Maluku Tenggara dua kasus dan Buru satu kasus.

“Per Selasa 27 Juli 2021, pasien meninggal di Maluku 231 meningkat tujuh, pasien sembuh 9.282 meningkat 110 dan kasus terkonfirmasi 13.261 meningkat 108,”terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung melalui update data Satgas yang dirilis Humasmaluku Selasa malam.

Pasien dalam perawatan lanjut dia tercatat menurun jadi 3.748.

Data sebarannya per kabupaten/kota yaitu Ambon 2.770, Aru 331, Malteng 240, Tual 109, Tanimbar 99, Malra 56, Buru 47, SBB 46, Bursel 31, MBD 16 dan SBT tiga pasien dirawat.

“Dari jumlah itu 3.402 isolasi mandiri dan 346 dirawat di fasilitas kesehatan,”tandasnya. (Ruzady)