Update Vaksinasi : di Maluku 7.700 Sasaran Tervaksinasi Dosis Pertama, Dosis Kedua Baru Segini 

by
Ilustrasi. foto : Merdeka.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Maluku yang telah disuntik Vaksin Sinovac terus bertambah jumlahnya.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi covid-19 gelombang pertama ini dipioritaskan bagi SDMK yang meliputi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung/penunjang kesehatan yang terlibat dan bekerja serta mengabdikan dirinya dalam upaya kesehatan dan manajemen kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjelaskan, berdasarkan rekapan capaian harian Vaksinasi Covid-19 perkabupaten/kota di Maluku per Sabtu 13 Februari 2021, tercatat di Maluku sebanyak 7.700 sasaran SDMK atau 52,14 persen telah disuntik dengan vaksin buatan sinovac dosis pertama dari total sasaran sebanyak 14.769 SDMK.

Sementara penyuntikan dosis kedua atau pengulangan pasca 14 hari selang disuntik dosis pertama baru 2.128 sasaran atau 14,41 persen.

                                Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

“Hingga 13 Februari 2021, dari total sasaran sebanyak 14.769 SDMK di Maluku, 7.700 diantaranya atau 52,14 persen telah divaksinasi dengan dosis pertama dan 2.012 sudah divaksin dengan dosis kedua,”ungkapnya Sabtu (13/2/2021) malam.

Rincian perkabupaten/kotanya yaitu Ambon untuk dosis pertama sebanyak 2.420 atau 63,20 persen tervaksinasi, sedangkan dosis kedua sebanyak 1.587 atau 41,45 persen. Total sasaran vaksinasi Covid bagi SDMK di Ambon sebanyak 3.829.

Maluku Tengah untuk vaksinasi dosis pertama sebanyak 837 sasaran atau 39,82 persen tervaksinasi dan untuk dosis kedua baru sebanyak 52 sasaran atau 2,47 persen. Total sasaran vaksinasi SDMK di Malteng sebanyak 2.102.

Seram Bagian Barat (SBB) tercatat sebanyak 876 sasaran atau 70,59 persen dari total SDMK sasaran 1.241 tervaksinasi dosis pertama dan dosis kedua baru sebanyak 45 sasaran tervaksinasi atau 3,63 persen.

Selanjutnya di Buru dari total sasaran sebanyak 1.207, baru 467 atau 38,69 persennya disuntik dengan dosis pertama vaksin sinovac dan baru 8 sasaran atau 0,66 persen yang disuntik dosis kedua.

Untuk Tual dari total sasaran sebanyak 512, 227 diantaranya atau 44,34 persen tervaksinasi dengan dosis pertama vaksin sinovac. Seementara dosis kedua baru mencakup 35 sasaran atau 6,84 persen.

Sedangkan Maluku Tenggara tercatat sebanyak 593 SDMK atau 47,14 persen dari total SDMK sasaran sebanyak 1.258 juga sudah mendapatkan suntikan dosis pertama dan untuk penyuntikan dosis kedua baru sebanyak 23 sasaran atau 1,83 persen.

Di Maluku Barat Daya (MBD) tercatat sasaran SDMK yang sudah divaksinasi baru dosis pertama sebanyak 175 atau 17,22 persen dari total 1.016 sasaran. Untuk pengulangan atau penyuntikan dosis kedua baru 21 sasaran atau 2,07 persen.

Kepulauan Tanimbar tercatat 463 atau 69,94 persen dari total SDMK sasaran sebanyak 662 tervaksinasi dengan dosis pertama vaksin sinovac, dan sebanyak 124 sasaran atau 18,73 persen sudah disuntik dosis kedua.

“Kemudian dari total 891 sasaran SDMK di Aru, sebanyak 514 atau 57,69 persen telah disuntik dosis pertama dan sebanyak 233 atau 26,15 persen disuntik dosis kedua,”sambungnya.

Di Maluku sendiri ada dua daerah yang belum melakukan pengulangan atau penyuntikan dosis kedua yaitu Seram Bagian Timur dan Buru Selatan.

Kedua daerah ini memulai vaksinasi yang paling belakangan di Maluku dimana SBT memulai vaksinasi pada 4 Februari dan Buru Selatan pada 6 Februari 2021.

Untuk SBT, sebanyak dari total sasaran 1.324 SDMK, 801 atau 60,50 persen telah disuntik dosis pertama vaksin sinovac dan untuk Buru Selatan dari total 727 SDMK yang menjadi sasaran vaksinasi, tercatat sebanyak 327 atau 44,98 persennya tervaksinasi. (Ruzady)