Usai Bangun Drainase, Jalan Makin Rusak Tergerus Air

by
Salah satu bahu jalan di Jalan Sultan Hasanudin, Pandan Kasturi yang rusak tergerus air hujan usai pembangunan drainase, (17/5). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Hujan yang mengguyur Kota Ambon turut merusak bahu jalan raya. Salah satunya di Jalan Sultan Hasanudin, Pandan Kasturi. Usai pembangunan drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, malah amblas.

Tampak timbunan pasir untuk menutup bahu jalan usai perbaikan drainase terperosok hingga tampak tepian aspal yang terbelah.

Genangan air tepat di sebelah drainase yang baru dibangun

Bebatuan dan sisa pasir juga terlihat masih berhamburan di tepi jalan. Begitupun dengan ruas jalan di depan Taman Makam milik pemerintah Australia. Ada sejumlah kerusakan di median jalan usai pembangunan sekaligus peremajaan drainase.

Pada kesempatan wawancara dengan Sekretaris Dinas PU Provinsi Maluku, Afandi Hasanusi April lalu dia menjanjikan pengerjaan usai sebelum musim hujan.

Memang pengerjaan drainase rampung, tinggal penutupnya saja. Namun muncul kerusakan di jalan.

Basri, seorang warga pemilik bengkel di kawasan Pandan Kasturi membenarkan jika ada janji perbaikan jalan usai pembangunan drainase.

“Waktu dong kerja itu katanya mau perbaiki jalan setelah drainase jadi. Sementara tutup pakai pasir yang ditimbun, tapi karena hujan makanya rusak,” ungkap Basri kepada wartawan Senin (17/5/2021) siang.

Sampah usai hujan yang mengguyur Kota Ambon di Jalan Sultan Hasanudin, Pandan Kasturi

Dari pengamatan wartawan di lapangan, terdapat genangan air di sebelah drainase yang baru di buat. Lokasinya dekat pelabuhan perikanan, Tantui. Sampah-sampah rumah tangga juga berhamburan keluar di badan jalan.

“Abis bikin got, jalannya makin rusak. Rusak parah,” ujar Sadiq, warga Pandan Kasturi yang lain. Cuca Ambon yang telah masuk musim, hujan tampaknya bakal memperparah kondisi jalan.

Jika tidak segera ada perbaikan, dipastikan air akan terus menggerus aspal hingga ke median jalan. (PRISKA BIRAHY)