Usai Pesta Miras RM Tewas Dipukul Teman Di Pantai Batu Kuda Tulehu

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – RM (22) tewas setelah dianiaya oleh rekan AFB (22) usai melakukan pesta minuman keras (Miras) di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kamis (2/4/2020).

Kasubbag Humas Polresta Ambon IPTU Julkisno Kaisupy mengatakan, dari keterangan saksi YT (22) saat itu dia dan korban pergi ke pantai Batu Kuda untuk rekreasi. Namun saat sampai disana mereka langsung melakukan pesta miras jenis sopi.

Beberapa jam kemudian, lanjut Julkisno, korban sudah dalam keadaan mabuk dan pelaku menyuruh korban untuk pulang ke rumahnya. “Pelaku sempat mengantar korban ke tempat parkiran motor untuk mengambil kendaraan, saat sudah di atas motor pelaku langsung balik untuk kembali minum sopi,” ujarnya.

Julkisno mengatakan, saat mereka selesai melakukan pesta miras, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing. Namun saat sampai ke parkiran motor mereka melihat motor korban masih ada.”Kemudian mereka mencari menemukan korban sedang tertidur di dalam semak-semak,” kata Julkisno.

Loading...

Kemudian pelaku membangunkan korban untuk kembali kerumahnya. saat korban bangun korban sempat terjadi adu mulut dengan pelaku. “Karena emosi pelaku langsung memukul korban dua kali dengan menggunakan ranting kayu di bagian kepala,” katanya. Melihat hal tersebut, teman-teman yang lainnya melerai perkelahian tersebut, dan korban langsung diantar ke rumahnya.

Kejadian tewasnya korban ini dilaporkan ayahnya MTM (56) di Polsek Salahutu pada Kamis 2 April 2020. Menurut keterangan ayah korban saat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Salahutu, korban meninggal dunia di RS Tulehu karena dipukul oleh pelaku.”Sehingga Penyidik Unit Reskrim Polsek Salahutu telah memeriksa 8 orang saksi dan pelaku,” kata Julkisno.

Dari perbuatan tersebut, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, dan dijerat dengan pasal 352 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *