Wabup Bursel Buka Kegiatan Asistensi Penyusunan Laporan Keuangan SKPD  

by
Wakil Bupati Buru Selatan saat memberikan sambutan

 

NAMROLE – Wakil Bupati (Wabub) Buru Selatan (Bursel) Ayub Seleky membuka kegiatan Asistensi Penyusunan Lapoaran Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di  Aula Kantor Bupati Selasa (28/2). Kegiatan ini  diikukti seluruh bendahara atau pengelola keuangan SKPD lingkup Pemkab Bursel.  Seleky dalam sambutannya mengatakan, kegiatan asistensi ini merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjawab setiap perubahan terutama dalam sistem pengelolaan keuangan daerah yang terus berubah akibat dari perubahan kebijakan pemerintah.

“Seiring dengan perubahan kebijakan strategis pemerintah, maka pemerintah daerah perlu memiliki instrumen guna untuk menyeragamkan langkah dan tindakan yang perlu dalam pengelolaan keuangan daerah yang disesuaikan dengan sistem dan prosedur, sebagaimana yang diisyaratkan dalam peraturan yang berlaku,”ungkapnya.

Seleky mengungkapkan, pengelolaan keuangan negara/ daerah, dalam kurun waktu empat belas tahun terakhir mengalami perubahan yang cukup mendasar, terutama di pemerintah daerah, yang tadinya keuangan daerah dikelola dengan landasan manual keuangan daerah, kini telah bergeser jauh dengan menggunakan kaidah-kaidah pengelolaan daerah yang bertumpuh pada akuntansi pemerintahan.

Menurutnya, perubahan sistem dan prosedur pengelolaan daerah ditandai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan daerah, dan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara dan berbagai ketentuan perundangan lainnya.

Selain berbagai paket undang-undang yang mengatur tentang pengelolaan keuangan daerah, maka pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2005 tentang Standart Akuntansi Pemerintahan yang kemudian disempurnakan dengan Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang Standart Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Loading...

“Hal penting yang membedakan adalah peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2005 mengenai Basis Kas menuju Akrual pada setiap transaksi keuangan. Sedangkan peraturan pemerintah no 71 tahun 2010 mengenai Akrual pada setiap transaksi keuangan di pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Saleky, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2005, hanya terdiri dari 4 laporan yakni Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca Laporan Arus Kas (NLK), dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Pada laporan keuangan SKPD hanya terdiri dari 3 laporan yakni, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca,Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

Sedangkan pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 71 tahun 2010, laporan keuangan pemerintah daerah terdiri dari tujuh komponen laporan yakni, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (Laporan Perubahan SAL) Neraca Laporan Operasioanl (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CLAK).

“Pada laporan keuangan SKPD terdiri dari lima laporan yakni, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih ( Laporan Perubahan SAL) Neraca Laporan Operasional (L0), dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK),”rincinya.

Perlu dipahami bahwa laporan Keuangan Pemerintah Daerah adalah laporan hasil koordinasi penggabunagan dari Laporan Keuangan SKPD sesuai yang diamanatkan oleh peraturan Menteri Dalama Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Berangkat dari ketentuan dimaksud, maka setiap SKPD memiliki kewajiban untuk menyusun Laporan Keuangan SKPD yang akan digabungkan oleh pejabat pengelola keuangan daerah menjadi laporan keuangan pemerintah daerah.  “Laporan Keuangan SKPD merupakan tanggungjawab setiap pengguna anggaran yang disusun dan disiapkan oleh Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD), dibantu terutama oleh bendahara dan staf yang terlibat dalam pengelolaan keuangan SKPD,”katanya.(FIK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *