Wabup SBT Buka Bimtek KLHS RPJMD 2021-2026

by

TERASMALUKU.COM,-BULA-Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Idris Rumalutur membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten SBT tahun 2021-2026.

Kegiatan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) berlangsung di Aula Pandopo Bupati SBT, Selasa, (27/7/2021) dan diikuti puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Idris Rumalutur mengatakan, kegiatan tersebut berdasarkan Amanat Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup Pasal 15, yang mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib melaksanakan kajian lingkungan hidup strategis dalam penyusunan RPJMD Nasional, Provinsi dan Kabupaten/ Kota.

Saat ini Kabupaten SBT kata Idris Rumalutur, sedang dalam proses penyusunan RPJM tahun 2021-2026. Arah pembangunan tentunya merupakan penjabaran dari visi dan misi serta isu-isu strategis pembangunan Daerah.

Oleh karena itu dibutuhkan suatu instrumen bagi kebijakan pengolahan lingkungan hidup yang mengutamakan kelestarian lingkungan dan berprinsip pada pembangunan berkelanjutan.

“KLHS ini merupakan dokumen yang wajib dilengkapi dan sebagai alat analisis perencanaan pembangunan yang ramah lingkungan. Pelaksanaan Bimtek ini juga memastikan penyusunan KLHS RPJMD tahun 2021 -2026 dengan prinsip partisipatif untuk mengidentifikasi isu-isu strategis berdasarkan indikator ekonomi yang terdiri atas isu sosial budaya, lingkungan serta hukum dan tata kelola yang menjadi bagian penting dari isu strategis di Kabupaten SBT,” ucap Idris Rumalutur.

Kepada puluhan OPD yang mengikuti Bimtek, Idris Rumalutur mengatakan, selain sebagai perumusan kebijakan dan rekomendasi perbaikan dalam mengambil keputusan, serta kebijakan program yang mengintegrasikan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

“Hasil akhir dari proses ini pun diharapkan mampu memberikan perumusan alternatif penyempurnaan dalam memberikan rekomendasi terhadap kebijakan, rencana dan program yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2021-2026. Hingga kebijakan rencana program tersebut dapat dilakukan dengan lebih efektif,” katanya.

Ditempat yang sama, ketua panitia Husein Mony menjelaskan, maksud dan tujuan Bimtek ini dilaksanakan mengingat dokumen KLSH selain untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam rumusan kebijakan rencana atau Program RPJMD tahun 2021-2026. Juga memastikan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam hal mengambil kebijakan dan perencanaan pembangunan.

“Kegiatan ini juga didasarkan Surat Keputusan Bupati SBT Nomor 60 Tahun 2021, tentang pembentukan tim kerja kajian lingkungan hidup strategis, rencana pembangunan jangka menengah Kabupaten SBT 2021-2026,” kata Mony, saat membaca sambutan dihadapan Wakil Bupati Idris Rumalutur, Sekretaris Daerah (Sekda) SBT Jafar Kwairumaratu, dan seluruh peserta. (Sofyan)