Wagub Maluku Akui Baru Mulai Dicek Realisasi Penyaluran Insentif Nakes, Kemana Aja Selama Ini ? Gara-gara Ditegur Mendagri Nih

by
Wagub Baranbas Orno saat berikan keterangan pers di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (21/7/2021). Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno mengaku saat ini baru mulai melakukan pengecekan realisasi penyaluran insentif Tenaga Kesehatan di Maluku dalam penanganan Covid-19.

Ini disampaikan Wagub Orno menjawab wartawan di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (21/7/2021) menyusul teguran keras dari Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian kepada 19 Kepala Daerah termasuk Maluku.

BACA JUGA : Isu Kasrul Selang Sengaja Dilengserkan dari Jabatan Sekda Maluku Berkembang, Pemprov Sampai Bikin Klarifikasi, Simak Isinya

Sekedar tahu, Mendagri memberikan teguran keras kepada 19 kepala daerah yang belum merealisasikan anggaran Covid-19, mulai belanja peralatan penanganan Covid-19 hingga insentif tenaga kesehatan.

Teguran keras itu sudah disampaikan oleh Mendagri kepada 19 kepala daerah tersebut melaui surat Sabtu 17 Juli 2021.

Tito mengatakan, berdasarkan penyisiran dan beberapa kali dengan kepala daerah, pihaknya menemukan belanja anggaran untuk peralatan penanganan Covid-19 dan intensif untuk tenaga medis di beberapa daerah masih belum banyak berubah.

Padahal menurut Tito, sebenarnya 19 pemerintah daerah itu memiliki uang, namun belum direalisasikan untuk kegiatan mengatasi Covid-19, termasuk insentif untuk tenaga kesehatan pun belum direalisasikan.

“Setelah berita ini kami akan mengecek seperti apa distribusi terkait nakes yang hari ini menjadi perbincangan dan insentif yang belum tersalur dengan baik,”tuturnya menjawab.

Berapa banyak nakes yang belum dibayarkan insentifnya, Wagub juga mengaku belum mengetahui, termasuk berapa bulan insentif yang belum dibayarkan.