Walikota Ambon : PSBB Mengatur Warga Disiplin Cegah Penularan Covid-19

by
Dari kanan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dan Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi PSBB di Makorem 151/Binaiya Ambon, Rabu (12/5/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan faktor utama dalam kesiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah menyatukan persepsi. Menurut dia bukan hanya di dalam unsur internal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saja, tapi juga keterlibatan masyarakat.

BACA : Jejak Kadis Sosial, Istri Sekda Maluku Hingga Positif Covid-19

BACA JUGA : DPRD Maluku Ingatkan Empat Kabupaten Cepat Laporkan Penyesuaian APBD Untuk Covid-19

“PSBB sesungguhnya merupakan langkah sistematis untuk mengatur masyarakat lebih prepare (siap) dan lebih disiplin dalam mencegah penyebaran COVID-19,” kata Richard usai rapat koordinasi dengan Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dan Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar membicarakan persiapan PSBB di Aula Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, Rabu (13/5/2020).

Walikota Richard mengaku pemerintah sangat prihatin dengan situasi penularan covid-19 yang terjadi di Kota Ambon saat ini. Olehnya itu, Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon dibawah arahan dari Gugus Tugas Provinsi Maluku mengambil langkah untuk melakukan PSBB.

“Lewat rapat koordinasi kita menerima banyak masukkan dan saran baik dari Kapolda maupun Pangdam selaku perwakilan dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku, yang secara langsung memberikan penguatan pada Gugus Tugas Kota Ambon dalam melaksanakan PSBB,” jelas Walikota.

Loading...

Menurutnya, Kota Ambon selaku Ibukota Provinsi Maluku memiliki keterbatasan. Karena itu merupakan suatu keharusan bagi Pemerintah Kota Ambon untuk melibatkan atau bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam menangani dan mengantisipasi segala kemungkinan terburuk akibat pandemi virus corona. “Untuk bagian kota, sudah hampir seluruhnya rampung, sudah dalam tahap finalisasi. Rapat barusan kita lebih kepada kesiapan teknis,” ujarnya.

Dia berharap, dalam waktu dekat pengusulan PSBB tersebut sudah bisa disampaikan Pemerintah Provinsi Maluku kepada Kementerian Kesehatan, dan kemudian pihak Kementerian akan melakukan verifikasi.

Walikota menegaskan, langkah PSBB yang diambil bertujuan untuk lebih memfokuskan semua termasuk masyarakat dengan tujuan menekan penyebaran COVID-19. “Fakta membuktikan bahwa PSBB yang dilakukan dibeberapa wilayah, mampu menekan penyebaran COVID-19,” terang Walikota.

Ditempat yang sama, Pangdam 16 Pattimura, Mayjen Marga Taufiq mengatakan, TNI mendukung pelaksanaan PSBB di wilayah Kota Ambon. “Kita sama-sama berada dalam Gugus Tugas. Tugas utama adalah membantu percepatan penanganan pandemi COVID-19. Intinya kita siap untuk itu, dan kita mendukung Pemerintah,” kata Pangdam.

Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar dalam kesempatan tersebut menyatakan, apapun statusnya, kepolisian tetap mendukung segala keputusan yang diambil oleh pemerintah.

“Intinya, apapun keputusan yang diambil pemerintah dalam upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di masyarakat, kita dukung. Karena apabila Kota berhasil, Maluku berhasil. Kita satukan barisan mendukung Kota Ambon,” tegas Kapolda. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *