Walikota Ambon Respon Aksi Sopir Angkot Soal Pedagang Pasar Mardika

by
Sopir Angkot menggelar aksi demo di DPRD Kota Ambon sebagai protes atas ulah pedagang Mardika yang berjualan di badan jalan. Dalam aksi demo ini, sopir memarkirkan kendaraan dan menurunkan penumpang dari angkot, Senin (28/9/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam waktu dekat akan menertibkan para pedagang yang berjualan menutupi badan jalan di Pasar Mardika Ambon. Para pedagang tersebut menutupi badan jalan pasca pembongkaran lapak mereka di pasar.

BACA JUGA : Sopir Angkot Demo Di Kantor DPRD Ambon

Pantauan Terasmaluku.com Senin (28/9/2020) di Pasar Mardika, pedagang yang lapaknya dibongkar memilih untuk berjualan di badan jalan, sehingga mobil angkutan umum tidak bisa lagi melintasi jalan tersebut.

“Kita akan mengambil langkah tegas bagi para pedagang yang berjualan di badan jalan,” kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (29/9/2020).

Loading...

Penegasan Walikota ini menanggapi aksi demo ratusan sopir Angkutan Kota (Angkot) di DPRD Ambon  yang memprotes ulah pedagang Pasar Mardika yang berjualan hingga badan jalan pasca pembongkaran lapak oleh Pemkot Ambon untuk proses revitalisasi pasar.

Walikota mengungkapkan, aksi protes para pedagang dengan berjualan di badan jalan itu merupakan hal yang biasa saja. Karena menurutnya dalam setiap kebijakan pasti saja ada resistensi seperti itu.

Sehingga, Walikota mengaku, jika para pedagang tersebut akan dipindahkan de pasar yang telah disiapkan oleh Pemkot Ambon. Karena pasar tersebut akan dibangun lagi.

“Kita tatap akan pindahkan mereka ke tiga pasar yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” ujar Walikota.(ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *