Walikota dan Wawali Ambon Lanjutkan Lawatan ke Asia, Eropa dan Australia

Walikota dan Wawali Ambon Lanjutkan Lawatan ke Asia, Eropa dan Australia

SHARE
Walikota Ambon Richard Louhenapessy (tengah) didampingi Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler dan PLT Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Ambon Joy Reinier Adriaansz memberikan keterangan pers terkait kunjungan ke sejumlah negara, yang digelar di Kantor Dinas PUPR Kota Ambon, Selasa (10/7/2018). FOTO : ALFIAN SANUSSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota (Wawali) Ambon Syarif Hadler akan menggelar lawatan kerja ke sejumlah negara di Asia, Eropa dan Australia. Dalam kunjungan ke sejumlah negara yakni  Australia, Russia, Singapura dan Belanda, baik Walikota maupun Wawali Ambon akan mengikutkan sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Rencana kunjungan ke luar negeri itu disampaikan Walikota dalam jumpa wartawan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, Selasa (10/7/2018). Namun Walikota yang didampingi Wawali Ambon ini mengatakan, perjalanan keluar negeri tidak direncanakan. Menurut Walikota kunjugan tersebut adalah undangan dari beberapa pihak yang mengapresiasi kinerja Pemkot Ambon.

“Saudara tahu kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah kota terutama untuk hadir dan mengikuti ivent nasional maupun internasional itu tidak dirancang atas keinginan dan kepentingan sinergitas pemerintah kota. Tapi semata-mata atas apresiasi yang diberikan oleh user baik nasional maupun internasional,” kata Walikota Richard.

Sesuai agenda, Wawali Ambon Syarif Hadler akan mengawali kunjungan kerja Pemkot Ambon ke Australia pada 15 Juli mendatang.  Berangkat bersama sejumlah pejabat Pemkot Ambon, Syarif diagendakan membahasa tindak lanjut kerjasama Pemkot Ambon dan Pemerintah Australia utnuk mengirimkan 300 tenaga perawat ke Negara Kanguru itu.

Sementara Walikota Ambon  akan bertolak ke Negara Sigapura pada 16-19 Juli medatang. Walikota Ambon dipercayakan mewakili pemerintah pusat bersama 19 bupati dan walikota se-Indonesia dalam kegiatan kepemimpinan negara anggota ASEAN.”Ini bukan walikota datang mengajukan diri, tapi dampak dari pada membangun Kota Ambon pasca konflik sehingga apresiasi diberikan secara nasional elah pemerinta pusat terutama Apeksi,” ujarnya.

Balik dari negara Singa, Walikota Richard akan bertolak ke Negara Beruang Biru, Russia. Walikota Ambon dua periode tersebut diundang sebagai pembicara dalam Simposium Internasional ke-10, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), pada 23 Juli mendatang di Kota Moscow,Russia.

Dalam simposium tersebut, Walikota Ambon akan berbicara tentang akselerasi pembangunan daerah yang melibatkan kontribusi pemuda dalam mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. “Pada 28 Juli juga saya diundang Pemerintah Belanda untuk membuka festival internasional di Amsterdam, Belanda,” kata Walikota Richard.(ADI)