Walikota Minta Warga Tunda Dulu Kegiatan Bagi Kado Sinterklas

by
Walikota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan terkait peniadaan kegiatan sinterklas selama masa pandemi, (30/11). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan agar tidak ada aktivitas pembagian kado sinterklas seperti yang sudah menjadi tradisi menjelang natal.

Dalam keterangan kepada awak media di Hotel Imperial Inn, Senin (30/11/2020), Richard mengatakan bahwa dirinya telah meneken larangan tersebut. Langkah itu diambil untuk mencegah lagi ada penyebaran dan atau pembentukan klaster baru.

“Hari ini saya teken surat melarang seluruh aktivitas sinterklas di jalan dan lingkungan. Untuk tahun ini dibebaskan dulu dari kegiatan itu,” terang Richard kepada sejumlah wartawan usai rapat Senin siang.

Dia menjelaskan aktivitas itu berpotensi menimbulkan kerumunan anak-anak. Tak hanya itu, orang tua pun rentan terutama saat ada kunjungan sinterklas beserta rombongan yang akan membagikan kado.

Loading...

Memang, bagi-bagi kado oleh sinterklas sudah jadi agenda rutin menjelang natal di awal Desember. Hanya saja, kondisi pandemi saat ini, tidak memungkinkan. Ambon masih ada di zona oranye dan tengah menuju kuning. Tingkat kesembuhan pasien covid-19 di atas 3.000 kasus. Ini memberikan harapan pulih semakin cepat kepada warga Kota Ambon.

Di beberapa tempat, kegiatan yang digerakan oleh anak muda itu sudah dibuka pendaftaran. Menurutnya biaya pendaftaran yang seharga Rp 100.000 tak sebanding dengan biaya kesehatan jika nantinya tertular.

“Bikin pendaftaran 100 ribu dibandingkan biaya sakit 50 juta. Jadi lebih baik hindari dulu,” terang Richard. Dia berharap agar masyarakat dapat mengikuti aturan itu demi menjaga agar tidak ada lagi penularan. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *