Warga Dusun Kilbon Was-was, Camat: Tempati Rumah Yang Disediakan Pemda SBT

by

TERASMALUKU.COM,-BULA-Warga Dusun Kilbon Tewa Negeri Kilmury, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), saat ini was-was akibat gelombang tinggi yang kerap kali menghantam serta mengikis bibir pantai sehingga mengancam bangunan Masjid.

Terkait persoalan ini, Camat Kilmury, Abdul Gafar Rumanama mengatakan kondisi di Dusun Kilbon Tewa yang sekarang sudah sangat berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.

Loading…

Jika dulu bibir pantai masih jauh dari pemukiman, namun sekarang malah ssbaliknya akibat abrasi.

Bahkan menurut camat, masyarakat tidak ingin berpindah dari dusun itu ke tempat tinggal baru. Padahal, sejak 2010 ada bantuan perumahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) SBT melalui BPBD saat dipimpin Jafar Kwairumaratu.

“Dari kondisi sosial, memang masyarakat di situ sudah menempati Dusun Kilbon Tewa sejak dahulu. Tapi kalau dari segi kelayakan lingkungan, sangat tidak bisa. Pasalnya, ada dua potensi bencana alam yang sering terjadi di situ. Pertama, potensi abrasi akibat pengeluapan kali dan laut. Dan potensi banjir bandang,” kata Rumanama via seluler Sabtu (6/2/2021).

Dengan melihat potensi ancaman abrasi dan banjir bandang yang tiap tahun terjadi, Camat meminta kesadaran masyarakat yang masih berdomisili di Dusun Kilbon Tewa agar bisa menempati perumahan yang sudah disediakan Pemda SBT sejak 2010 itu. “Sebab kalau katong (kita) tunggu pembangunan baru berupa talud, itu agak susah,”tuturnya.

Tahun 2019 kata Camat, dirinya selaku kepala wilayah sudah melakukan pertemuan resmi dengan masyarakat dusun setempat meminta kesedian mereka menempati perumahan yang disiapkan Pemda SBT kurang lebih 40 rumah dilengkapi dengan satu Masjid itu.

Hanya saja lanjut Camat, sebagian warga menolak. Alasannya, bagi sebagian masyarakat yang masih mendiami Dusun Tewa, lokasi itu merupakan kampung lama atau kampung awal yang ditinggali oleh masyarakat sejak dahulu.

  1. “Tapi Alhamdulilah, sebagian besar sudah pindah ke perumahan yang disediakan Pemda. Yang masih ada ini sebagian saja. Saya harapkan mereka sementara bisa meniggalkan tempat itu dan tinggal di rumah yang sudah diberikan Pemda itu,” harap Camat. (Sofyan)