Warga Marsela Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api ke Satgas Pamputer

by
Komandan Pos (Danpos) Pamputer Pulau Marsela Sertu Muhammad Muslimin meyerahkan tiga pucuk senjata yang diserahkan warga ke Pasi Ops Satgas Puter Kodim 1507/Saumlaki, Lettu Inf Rudolf Totomutu di Makodim Saumlaki.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Pulau Marsela, wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1507/Saumlaki menerima tiga  pucuk senjata rakitan yang diserahkan masyarakat Pulau Marsela pada Senin  (15/1).

Tiga pucuk  senjata tersebut  kemudian diserahkan ke Kodim 1507/Saumlaki pada  Rabu (17/1) oleh Sertu Muhammad Muslimin, Komandan Pos (Danpos)  Pamputer Pulau Marsela kepada Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Satgas Puter Kodim 1507/Saumlaki, Lettu Inf Rudolf Totomutu di Makodim Saumlaki.

Loading…

Penyerahan tersebut disaksikan oleh Pasi Intel Satgas Pam Puter, Kapten Ctp Tom Yones Daniel, Provost Kodim 1507/Saumlaki, Serda Antoni Frans Titirloloby. Jenis Senpi rakitan yang diserahkan adalah 2 pucuk pistol rakitan dan 1 pucuk laras panjang rakitan.

“Masyarakat Pulau Marsela menyerahan tiga pucuk senjata rakitan kepada Pos Satgas Pam Puter Pulau Marsela yang diterima langsung Sertu Muhammad Muslimin selaku Danpos Pulau Marsela, Satgas Puter Kodim 1507/Saumlaki, kemudian Danpos mengamankan Senpi tersebut di Pos Satgas dan melaporkan kepada Pasi Ops Satgas, selanjutnya Pasiops Satgas melaporkan kejadian tersebut kepada saya selaku Komandan Satgas Pam Puter,” ungkap Komandan Kodim 1507/Saumlaki Letkol Inf Ryan Heryawan.

Demi faktor keamanan, Dansatgas memerintahkan untuk membawa barang bukti ke Markas Kodim (Makodim) 1507/Saumlaki. Danpos bersama Pratu La Ode Baini, anggota Satgas berangkat menuju Saumlaki dengan menggunakan KM. Sabuk Nusantara 43 untuk menyerahkan Senpi rakitan kepada Pos Komando Satgas Pam Puter di Kodim 1507/Saumlaki.

Danpos mengatakan, penyerahan senpi tersebut berkat pendekatan dan pemberian pemahaman tentang larangan masyarakat menyimpan dan menyembunyikan Senpi yang melanggar hukum.

“Mudah-mudahan masyarakat Marsela semakin sadar akan bahaya menyimpan senpi di rumah mereka sehingga dapat dengan sukarela menyerahkan senjata api yang mereka miliki kepada kami,” ujar Danpos Pulau Marsela. (IAN)