Warga Ongkoliong Tagih ‘Kado Ulang Tahun’ Kebakaran dari Pemkot

by
Sebagian warga Ongkoliong Negeri Batu Merah mendatangi balai kota menagih Janji pemkot yang belum terealisasi, (29/3). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Puluhan warga Kawasan Ongkoliong, Negeri Batu Merah berunjuk rasa di halaman Balai kota Ambon. Mereka datang menuntut ‘kado ulang tahun’ kebkaran yang dijanjikan pemerintah kota, Rp 15 juta per-keluarga.

Dalam orasi yang didominasi pemuda dan para ibu itu mereka meminta bertemu langsung dengan sekretaris kota. Warga ingin meminta realisasi janji yang diberikan pemerintah kota kepada mereka pada 1 Januari 2020, 3 hari setelah peristiwa kebakaran.

“Katong minta kado ulang tahun langsung. Jangan hanya janji. Sampai saat ini Rp 15 juta yang dijanjikan buat tiap keluarga di mana,” seru seorang orator di depan halaman balai kota, pagi tadi, (29/3/2021).

Hari ini tepat satu tahun peristiwa kebakaran Ongkoliong yang menghanguskan 47 unit rumah di Ongkoliong, Negeri Batu Merah. Untuk itu mereka datang menagih janji pemerintah kota yang saat itu diwakili sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru.

Salah seorang pengunjuk rasa, Ode Nurmi menunjukkan cetakan foto foto pertemuan sekot bersama pemerintah desa Batu Merah pada 1 April 2020. Pada kesempatan itu, katanya, warga dijanjikan uang kompensasi. Hanya hingga hari ini belum ada wujudnya.

“Sampai sekarang ini seng ada. Kalau memang seng ada uang bilang, atau terlalu besar ya kasi kurang saja,” keluhnya. Nurmi warga yang memiliki sertifikat tanah di situ. Dia dan warga lain belum menerima janji pemkot.

Padahal uang itu katanya, bakal modal mendirikan rumah sebab tenda pengungsian berlogo Kemensos itu tak layak.

Suudah banyak sobek bocor dan tak mempan saat panas. “Coba pigi saat siang masuk di tenda 15 menit kuat seng. Tenda sudah tidak layak, itu ada logo kemensos biar dong tau, seng layak lagi,” katanya keukeuh. (PRISKA BIRAHY)