Warga Talake Serahkan Senpi Buatan Amerika

by
Seorang warga Talake menyerahkan satu pucuk senjata api laras panjang kepada Komandan Pos (Danpos) 8 Talake SSK IV Satgas Pamrahwan Yonif 731 Kabaresi Sertu Jakob Pattiradjawane (29/3). FOTO: Alfian Sanusi

 

TERASMALUKU.COM  –   Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Yonif 731/Kabaresi kembali menerima penyerahan satu pucuk senjata api (Senpi) Ilegal dari masyarakat.

Senpi ilegal ini diserahkan langsung kepada Komandan Pos (Danpos) 8 Talake SSK IV Satgas Pamrahwan Yonif 731 Kabaresi Sertu Jakob Pattiradjawane, di Talake, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (29/3).

Satu pucuk senpi ini memiliki tipe standart laras panjang jenis Tomson M3 Kal. 4.45 mm buatan Amerika dengan No Jat G L B 301469.

Jakob mengatakan, senjata ini akhirnya di serahkan setelah ada pendekatan secara persuasif dan mengedepankan kearifan budaya masyarakat setempat.

“Dimana dalam pendekatan dan pembinaan tersebut terdeteksi bahwa masih adanya Masyarakat yang menyimpan senjata api yang digunakan pada konflik tahun 1999-2004,” jelasnya.

Senpi yang di diterima ini, kata dia, mempunyai tipe pistol mitraliur, yang dibuat di Amerika Serikat. Senjata ini digunakan pada era 1942-1994 oleh beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Filipina pada masa Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam maupun Perang Teluk.

“Jumlah yang diproduksi sekitar 680.000 dengan berbagai varian M3, M3A1. Berat: 3,7 kg m Panjang: 570 mm (popor dilipat) 745 mm (popor tak dilipat) Panjang laras 203 mm, Peluru Kaliber 4.45 ACP (11 mm), 9 mm dengan Mekanisme: Blowback Rata² tembakan 400–450 butir/menit. Kecepatan peluru 280 m/s untuk Jarak efektif: 50 m. Amunisi Magazen box 30-butir,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama penugasan berlangsung di wilayah Kota Ambon, dirinya secara berkelanjutan akan melaksanakan pendekatan ke masyarakat di daerah sasaran operasi yang sudah ditargetkan.

Dia juga mengaku, masyarakat yang telah menyerahkan senjata api ilegal ini sudah merasa lebih tenang karena tidak ada beban untuk menyimpan.

Sementara Danki SSK IV Satgas Yonif 731/Kabaresi Lettu Inf Vicodey B. Andreas menambahkan keberhasilan penggalangan yang dilakukan oleh anggotanya adalah merupakan hal yang sangat luar biasa karena ini bisa membuktikan kepercayaan dan kedekatan yang tidak mempunyai celah antara TNI dengan Warga. (ALFIAN SANUSI)