WNA di Kepulauan Aru, Maluku Banyak Tertular HIV/AIDS

by
Priyadi

AMBON -Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenrian Hukum dan HAM Provinsi Maluku, Priyadi mengungkapkan banyak Warga Negara Asing (WNA) yang berada di Kabupaten  Kepulauan Aru diduga tertular virus HIV/AIDS. Para eks nelayan dari berbagai negara itu adalah korban perdagangan manusia yang kini tersebar di sejumlah lokasi pada kabupaten itu.

Priyadi  menyatakan hingga kini masih ada sekitar 150 WNA tanpa memiliki dokumen resmi  di sejumlah  wilayah, sepeti di Tual, Saumlaki dan Kepulauan Aru.  Ia menjelaskan pihaknya telah menemui sejumlah pejabat di Kabupaten Kepulauan Aru untuk membahas masalah tersebut, dan dari hasil keterangan yang di dapat bahwa para WNA di daerah tersebut ternyata banyak yang tertular virus HIV/AIDS.

“Laporan yang saya dapat dari Ketua DPRD Kepualuan Aru saat kita berkunjung kesana itu para WNA ini juga ada yang terjangkit virus HIV/AIDS,”kata Priyadi  kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (26/5).

Loading...

Dia mengatakan kondisi tersebut tentu sangat membahayakan masyarakat setempat, karena itu perlu diwaspadai. Apalagi kata dia banyak WNA di daerah itu sudah tinggal dan berbaur dengan masyarakat sejak lama. “Ini sangat berbahaya, saya juga dulu pernah tangani masalah HIV/AIDS jadi saya tahu,”ungkapnya.

Dia mengaku pihaknya telah meminta bantuan dari pihak imigrasi dan instansi terkait untuk melakukan pendataan terhadap para WNA tanpa dukumen yang saat ini masih berada di Maluku.

“Kita akan data semua, nanti kalau ada yang buat masalah hokum akan kita pidanakan, dan kita juga akan bekerjasama dengan IOM untuk mendeportasi mereka,”katanya.  “Kami juga minta bantuan dari masyraakat kalau mengetahui keberadaan WNA tanpa dokumen resmi dapat dilaporkan ke pihak berwenang,”ajaknya. (ADI).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *